fbpx

Ketua DPM UTU : Lanjutkan Pengusutan Kasus Pembegalan Dana Beasiswa Aceh

800

SatuAcehNews | Aceh Barat – Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Teuku Umar, M. Amar Akbar ikut Angkat bicara terkait penggelapan Dana Beasiswa yang dilakukan oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA ), Rabu (30/12/2020).

M. Amar Akbar dengan tegas minta Kepada Kapolda Aceh agar segera menyelesaikan kasus pembegalan beasiswa dan memanggil oknum anggota DPRA yang terlibat dalam kasus tersebut.

Ketua DPM UTU ini juga mengungkapkan, Kita berharap kasus ini segera dituntaskan, kita tidak ingin kasus sebesar ini ditutupi bahkan ditengelamkan, ”sampai kapan kasus ini bisa diungkap, kita tidak ingin kasus ini berlarut-larut, sudah dua Kapolda Aceh yang berganti, tapi kasus ini belum juga selesai. Apa kita harus menunggu pergantian Kapolda Aceh yang selanjutnya,” ungkap Amar dengan suara lantang.

Amar juga mengatakan agar oknum DPRA yang terlibat terbuka saja, kalau memang anda wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat jujur dan terbuka saja kenapa.

“Kalau beberapa Portal berita juga menyebutkan, Polda Aceh melalui Direskrimsus Kombes Margiyanta dan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini akan memanggil oknum anggota DPRA yang terlibat dalam kasus pembegalan dana beasiswa, rencananya pekan depan ini akan memangil beberapa oknum anggota DPR Aceh untuk dimintai keterangan,” tambah Amar.

“Kita berharap ini tidak tidak menjadi angin surga dari pihak Polda Aceh, Kalau serius tolong buktikan.
Harapan kita Polda Aceh jangan cuma bisa menjanjikan untuk mengusut tuntas, tetapi sampai saat ini belum ada tindakan lebih lanjut dari Polda Aceh, Kalau memang iya, tolong katakan kepada publik sejauh mana sudah proses pemeriksaan perkaranya ini,” ujar Mahasiswa asal Labuhanhaji Barat.

“Lanjutnya lagi, sangat kita Sayangkan, Kasus ini sudah sangat lama dari tahun 2017 ini mau memasuki tahun 2021 tapi nyatanya belum ada titik terang terkait kasus Penggelapan anggaran aspirasi beasiswa ini oleh karena itu kita harapkan kapada Kapolda Aceh agar secepatnya memproses Pihak DPRA yang bersangkutan agar nantinya kasus atau hal-hal serupa tidak pernah terulang kembali dan masyarakat lebih percayaan terhadap kerja pihak kepolisian,” tutup Kader HMI ini. (SDI)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More