fbpx

Nova Iriansyah Kecewakan Mahasiswa, Ajudan Malah Ajak Mahasiswa Berantam

194

SatuAcehNews – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menghadiri kampus Universitas Malikussaleh Kota Lhokseumawe pada Senin (23/12/19). Kedatangannya dalam rangka meresmikan MIGAS Center Aceh yang berada di Unimal Bukit Indah di temani oleh seluruh Rektor PTN dan PTS Se-Aceh.

Usai peresmian dan mengisi acara lokakarya di Aula Cut Meutia, para Ormawa Unimal berencana untuk bersilaturahmi dan beraudiensi kepada Plt Gubernur Aceh terkait permasalahan Aceh yang saat ini merajarela.

Namun sangat disayangkan, permintaan audiensi mahasiswa yang sebelumnya sudah disampaikan melalui protokolernya diabaikan sewaktu hari H.

“Kami sudah beri’tikad baik pada Plt untuk beraudiensi. Dan sudah kita pinta pada PR3 Unimal untuk menyampaikan ke Protokolernya. Bahkan menurut PR3 kami, permintaan audiensi itu akan diindahkan berdasarkan info dari protokoler Plt gubernur. Namun nyatanya, sewaktu hari H audiensi tidak diindahkan oleh PLt Gubernur Aceh,” kata Royhan Bahar, Presiden Mahasiswa Universitas Malikussaleh (23/12/19).

Royhan juga menambahkan Plt Gubernur Aceh seolah mengabaikan mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi rakyat Aceh saat ini.

Tak hanya itu, ia mengatakan bahwa pengawal Plt Gubernur Aceh dinilai arogan yang bahkan sempat adu mulut dengan mahasiswa.

“Teman kami, Arizki RM, sempat adu mulut dengan pengawal Plt Gubernur dan kawan kami diajak baku hantam. Kami menyayangkan dan mengecam sikap dari pengawalnya yang dinilai tak beradab,” lanjut Royhan.

“Dan kami akan segera meminta Plt menindak tegas pengawal yang tidak beretika ini. Untuk Pak Plt, kami akan kepung kantor gubernur Aceh terkait permasalahan yang ada di Aceh saat ini” tegas Presma Unimal ini.

Pengawal Plt Gubernur Aceh sempat mengajak mahasiswa yang hadir untuk berantam di dalam mobil.

“Seperti ini kata dia tadi. ‘Apa kau, kalau tak senang ayok kita berantam dalam mobil’,” jelas Arizki RM menirukan ucapan pengawal tadi.

Arizki mengecam perbuatan yang sangat tidak pantas ini. Apalagi dari pengawal orang nomor satu di Aceh yang pastinya adalah orang-orang pilihan namun bertindak di luar etika.

“Dan maka dari itu kami kejar dia sampai di Blang Panyang. Tapi tidak dapat juga karena keadaan mobil dengan pengawalan yang ketat dan posisinya sangat kencang,” pungkas Arizki yang merupakan Bendahara Umum BEM Unimal.

“Dan kami sangat mengecam atas tindakan pengawal Gubernur Aceh yang tidak beretika. Kami berjuang untuk rakyat Aceh dan sewaktu permintaan audiensi tidak memakai cara-cara radikal. Lalu kenapa pengawalnya malah berperilaku demikian,” tandasnya.

Berdasarkan laporan yang diterima SatuAcehNews, pada Senin (23/12/19) sekira pukul 13.30 Wib, pengawal Plt Gubernur Aceh itu memakai mobil Pajero Sport dengan nomor plat BL 1296 JN.

Sebelumnya, mahasiswa Unimal itu ingin menyampaikan aspirasi dan meminta kejelasan terkait permasalahan di Aceh.

Di antaranya persoalan pembelian pesawat, pengadaan mobil dinas mencapai 100 milyar, penundaan pembangunan rumah dhuafa, dan permasalahan eksploitasi tambang. (HQL)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Aktifkan notif.    Oke. Terimakasih.