fbpx

KPA Meulaboh Peringati Milad GAM ke 43

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

 

SatuAcehNews – Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Meulaboh memperingati hari yang bersejaharah yaitu Peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka yang ke 43. Peringatan milad GAM  dilaksanakan dengan khitmat Rabu (04/12/2019) di Kantor KPA Wilayah Meulaboh, Jln Imam Bonjol.

Acara milad GAM pada tahun  ini tanpa diwarnai dengan pengibaran bendera bintang bulan. Acara yang berlangsung sangat kidmat ini, diawali dengan Zikir Maulidin yang dipimpin oleh salah satu  pesantren dari Gampong Mesjid Baro Samatiga.

Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada milad kali ini. Zikir maulid, doa bersama untuk para syuhada, dan santunan anak yatim. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Anggota DPRK, Kapolres, Alim Ulama dan para Mantan GAM dan pengurus partai politik yang ada serta masyarakat Aceh Barat. 

Ofa Muna Nadi yang menjabat sebagai Wakil Ketua KPA Wilayah Meulaboh dan juga Plt Ketua Partai Aceh Wilayah Aceh Barat ini, pada kegiatan milad ini beliau berharap kepada Pemerintah Pusat, agar butir-butir kesepakatan damai yang telah ditandagani di Finlandia ini agar bisa di jalankan dengan maksimal. Masih banyak isi perjanjian damai yang belum bisa dijalankan. Salah satunya qanun tentang bendera dan lambang Aceh yang sudah disahkan oleh DPRA beberapa tahun silam. Tapi sampai hari ini qanun itu tidak bisa dijalankan. m

Kita berharap agar pemerintah benar-benar serius menyelami masalalah ini. Dan pada kesempatan itu juga PLt Ketua PA ini berharap kepada Anggota Dewan yang terpilih bisa menjalankan amanah rakyat dan amanah perjuangan. Dulu kita berjuang dengan senjata hari ini kita berjuang dengan politik.

“Pada milad kali ini kita tidak menyuruh menaikkan Bendera Bulan Bintang dan tidak melarang menaiki bendera tersebut karena bendera tersebut milik rakyat,” ujar Panglima yang dampingi oleh Jubir KPA-PA Wilayah Meulaboh Yussan.

Sebagai mana kita ketahui, Milad GAM yang diperingati setiap tanggal 4 Desember merupakan momen penting perjuangan GAM.

43 tahun yang lalu, Alm. Paduka Yang Mulia Dr. Tgk Muhammad Hasan Ditiro mendeklarasikan GAM pada tanggal 4 Desember 1976 di Gunung Halimo Pidie. 

Pada masa konflik GAM memperingati milad di daerah pedalaman Aceh. Setelah damai acara milad diperingati dalam suasana yang berbeda dari zikir doa besama untuk para syudada, serta santunan anak yatim.#

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More