fbpx

Maklumat Covid-19 Belum Dicabut, WNA Sudah Masuk Simeulue

0 669

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews | Simeulue – Maklumat Covid-19, tentang larangan Warga Negara Asing (WNA) untuk berkunjung ke Kabupaten Simeulue belum dicabut. Namun beredar foto sejumlah WNA telah berada di paling ujung Sumatra itu.

“Untuk maklumat belum lagi dicabut. Sedangkan surat edaran (SE) terkaait ijin wisatawan asing masih dalam proses,” kata Ali Muhayatsah, Rabu, (25/11/2020), jelas Ali Muhayatsah, selaku juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Simeulue.

Dikatakan Ali Muhayatsah, untuk drafnya sudah selesai, namun masih dalam kajian. Diharapkan dalam satu atau dua hari ini sudah di tandatangani oleh Bupati Simeulue Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom, selaku Ketua Umum Satgas Covid-19 Simeulue.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue Abdul Karim, S.Pd, terkait adanya WNA telah berada di Simeulue, menjelaskan.

“Beberapa waktu terakhir ini, banyak pelaku usaha wisata seperti resort, surf, dan homestay, mengeluh terkait belum dibukanya akses kunjungan wisatawan ke Simeulue”.

Lalu, pihak dinas membuat surat telaahan staf kepada pimpinan daerah, kiranya memberi pertimbangan untuk kunjungan WNA ke Simeulue. Surat itu telah dibahas bersama forkopimda dan mendapat respon positif.

“Hal itu telah dibahas terkait pemberian izin WNA untuk datang ke Simeulue, dan akan dituangkan dalam bentuk surat edaran. Intinya WNA dibolehkan masuk ke Simeulue, namun dengan tetap mengdepankan prokes dan ketentuan-ketentuan lain yang diatur melalui peraturan daerah,” kata Abdul Karim.

Sementara itu, Nanik, seorang pelaku usaha wisata di Simeulue, mempertanyakan kenapa izin WNA masuk ke Simeulue belum keluar dan masih dalam pembahasan, tapi WNA nya telah duluan masuk ke Simeulue.

Menurut Nanik, seharusnya ijinnya dulu dikeluarkan, baru WNA itu masuk ke Kabupaten Simeulue untuk berwisata maupun tujuan lainnya.

“Inikan tidak adil, pelaku usaha wisata lain telah memasukkan tamu WNA ke Simeulue, sementara kami belum diberi izin,” kata Nanik kesal.

Nanik berharap, aturan pemberian izin bagi WNA itu segera dikeluarkan agar para pelaku usaha di bidang wisata tidak saling curiga dan merasa dibeda-bedakan.

Lanjut Nanik, kalau memang aturan itu belum jelas, ia berharap pada Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk segera menyuruh pulang WNA yang saat ini telah berada di Simeulue. Sebab, kata Nanik, WNA yang diketahui berasal dari Negara Perancis dan Swis itu, langsung menuju Indonesia lanjut ke Simeulue tanpa menjalani karantina terlebih dahulu.

“Kalau belum ada izin, mohon WNA nya disuruh pulang dulu dari Simeulue. Biar izinnya dulu keluar baru WNA itu dibolehkan masuk. Mereka itu dari negaranya masuk Indonesia dan Simeulue tanpa menjalani karantina dulu,” Jelas Nanik.(AI)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Aktifkan notif.    Oke. Terimakasih.