DPRK Nagan Raya Desak Penegakan Hukum Terkait Konflik Agraria

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya mendesak penegakan hukum terkait konflik agraria. Konflik kerap terjadi antara perusahaan perkebunan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dengan masyarakat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Provinsi Aceh, Jonniadi berharap penegakan hukum sebagai solusi bijak atas sengketa yang terjadi.

“Kami berharap agar kasus konflik pertanahan ini dapat diselesaikan secara bijak, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata Jonniadi, Selasa di Suka Makmue.

Menurut Jonniadi, dalam waktu dekat sejumlah legislator juga akan turun ke lokasi lahan yang selama ini sudah lama berada dalam status sengketa. Para wakil akan mendengar langsung dari masyarakat yang selama ini bersengketa dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Dengan demikian nantinya wakil rakyat dapat mengambil kebijakan untuk menghentikan konflik tanah antara masyarakat dengan sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit.

DPRK Nagan Raya juga sudah menjadwalkan untuk memanggil pimpinan perusahaan yang selama ini bersengketa dengan warga, guna didengarkan keterangannya agar masalah tersebut bisa mendapatkan solusi terbaik.

Jonniadi mengakui dampak konflik tersebut selama ini sudah menyebabkan masyarakat dan pekerja perusahaan perkebunan terlibat percekcokan, sehingga hal ini menjadi masalah serius untuk segera dituntaskan.

Namun untuk mendapatkan fakta dan data yang akurat, DPRK Nagan Raya juga harus turun ke lokasi lahan diduga bersengketa dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga nantinya dapat memperjelas duduk perkara yang sebenarnya, kata Jonniadi seperti dikutip Antara.

Saat ini tengah terjadi konflik agraria antara masyarakat dengan pemegang HGU. Tanah yang disengketakan tersebut berlokasi di Desa Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya.

Lahan dengan luas sekitar 400 hektare ini bila tidak ditangani dengan bijak dapat menciptakan konflik yang berbahaya. #

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More