PKS Selenggarakan Webinar: Aku Ingin Bahagia dan Membahagiakanmu

  • Bagikan
Ustadzah Dedeh Agustina, Lc

SatuAcehNews – Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Banda Aceh mengadakan webinar yang diperuntukkan untuk para muslimah di Kota Banda Aceh. Webinar yang bertemakan “Aku Ingin Bahagia dan Membahagiakanmu” diikuti oleh 199 peserta, Senin (12/10/2021).

Kegiatan yang dilakukan secara virtual ini dibuka langsung oleh Ketua DPD PKS Banda Aceh Farid Nyak Umar, ST yang juga mengemban amanah sebagai Ketua DPRK Banda Aceh.

Saling Sapa App

Dalam sambutannya, Farid Nyak Umar mengibaratkan keluarga sebagai batu bata yang menyusun sebuah bangunan. Keluarga sangat berperan dalam menentukan sebuah masyarakat Islami. Masyarakat Islami ini berasal dari pribadi-pribadi Islami yang awalnya berasal dari keluarga.

Farid menambahkan ketahanan keluarga menjadi salah satu fokus PKS sehingga pada tahun 2021 alhamdulillah sudah disahkanya Qanun Ketahanan Keluarga yang akan menjadi modal terselenggaranya ketahanan keluarga dengan segala aspeknya di Kota Banda Aceh.

Webinar ini menghadirkan pembicara  dari akademisi dr. Rosaria Indah,MSc, PhD dan Ustadzah Dedeh Agustina, Lc.

Pembicara pertama, dr Rosaria adalah peneliti yang bergerak di pusat riset ilmu  sosial dan budaya Universitas Syiah Kuala

Sedangkan pembicara kedua Ustadzah Dedeh yang saat ini bermukim di Maryland USA memiliki latar belakang Konselor Rumah Keluarga Indonesia (2006-2014). Saat ini mengajar di beberapa komunitas di Amerika dan tetap dengan bidangnya menjadi Konsultan Fiqh dan Keluarga di Imaam Center Maryland USA.

Webinar Rosaria Indah

Dalam materinya dr. Rosaria memaparkan tentang pengaruh mental pada kesehatan fisik seseorang.

Kesehatan mental memiliki fase-fase yang terbagi menjadi: kondisi sehat, reaksi, terluka dan sakit.  Pada kondisi sehat, kondisi mental seseorang diindikasikan dengan tenang, fluktuasi emosi yang normal, mudah tidur, memiliki kinerja yang baik, kendali emosi yang baik, aktif berteman, percaya diri dan santai.

Pada fase sakit, merupakan continum akhir yang ditandai dengan kesulitan untuk merasakan kebahagiaan, emosi yang sulit dikendalikan, menarik diri dari aktivitas, hingga timbulnya keinginan untuk bunuh diri.

Beberapa bentuk gangguan mental yang perlu dikenali antara lain: stress, takut, panic attack, dan depresi. Langkah perbaikan diri dapat dilakukan oleh diri sendiri ketika berada pada fase reaksi, namun sebaliknya jika mengarah ke fase sakit dan atau terluka, maka penyembuhanya perlu melibatkan psikolog.

Ustadzah Dedeh Agustina, Lc webinar

Sedangkan pembicara kedua webinar adalah Ustadzah Dedeh Agustina. Beliau menyampaikan tema “Petunjuk Syari’ah dalam Menghadapi Konflik Rumah Tangga”.

Beliau menyampaikan, terdapat tiga hal yang menjadi penyebab konflik, diantaranya: tidak memahami satu sama lain, faktor ekonomi dan faktor  adanya pihak ketiga. Dalam sebuah pernikahan, tidak memahami satu sama lain sering menjadi pemicu awal.

Perbedaan mendasar antara laki-laki dan perempuan misalnya bisa menjadi hal yang sering terjadi, selain beberapa hal lainya seperti keinginan untuk dipahami, ekspektasi pasangan yang terlalu tinggi, egois dan insecure. Ketika hal-hal tersebut dipahami, maka rumah tangga sebagai sebuah proses panjang untuk terus saling mengenal dan saling menyempurnakan, akan terwujud.

Perdamaian antara suami istri seperti yang dijelaskan dalam Islam di QS An Nisa:128, dapat dilakukan dengan saling membuka diri, berbicara sehingga meminimalisir konflik. Saling mendoakan pasangan merupakan manifestasi melibatkan Allah swt dalam setiap perkara manusia.

Ustadzah Dedeh dalam webinar ini menambahkan, bila cinta adalah tanaman yang harus dirawat supaya terus tumbuh dan bahwa kita tidak menikah dengan yang sempurna akan tetapi untuk saling menyempurnakan. Masya Allah tabarakallah.

Selamat Nasir Nurdin Ketua PWI Aceh Kantor Hukum Nourman & Rekan
  • Bagikan
Saling Sapa App
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.