JASA Aceh Utara: Pemerintah Indonesia Sudah Musyrik

  • Bagikan

SatuAcehNews – Aceh Utara | Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabuptaten Aceh Utara angkat bicara tentang persoalan pergeseran hari-hari besar islam, Jum’at (08/10/2021).

Perubahan hari besar islam tersebut tertuang dalam Surat Keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Birokrasi Nomor 712, 1, dan 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB Nomor 642, 4, dan 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Saling Sapa App

Ketua JASA Kabupaten Aceh Utara, Muchlis Said Adnan mengatakan, bahwa perubahan hari libur islam adalah kebijakan yang salah, seharusnya pemerintah memuliakan hari lahir nabi bukan digeserkan.

“Diliburkan hari lahirnya Nabi Muhammad adalah kemusyirkan pemerintah Indonesia terhadap Nabi Muhammad,” ujarnya

Ia menambahkan, kalo alasan pemerintah menggeserkan hari islam dikarnakan Covid-19 kenapa hari-hari besar lain tidak di digeser seperti hari lahir pancasila, hari kemerdekaan, dan hari besar agama lain selain islam.

“Kenapa cuma hari libur Islam yang di geser, ada masalah apa Islam di Indonesia ?,” tanyanya.

“Kami menilai Pemerintah indonesia sudah musyrik, Musyrik adalah tingkah laku menyekutukan Allah dengan apa pun, maka pemerintah Indonesia bertaubatlah,“ tutupnya. (ALF)

Selamat Nasir Nurdin Ketua PWI Aceh Kantor Hukum Nourman & Rekan
  • Bagikan
Saling Sapa App
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.