fbpx

KPA Singkil Minta Polri Tindak Tegas Penikam Ustadz di Aceh Tenggara

372

SatuAcehNews – Komite Peuralihan Atjeh (KPA) Wilayah Singkil meminta Polri agar menindak tegas pelaku penikaman (penganiayaan) Ustadz di Aceh Tenggara serta ungkap secara transparan motif dibelakang kejadian tersebut.

“Kita mengutuk tindakan pelaku, kita menilai tindakan pelaku tersebut telah mengusik ketenangan dan Keamanan di Aceh khususnya di Aceh Tenggara, maka dari itu kita minta kepada pihak keamanan Polri tindak tegas pelakunya serta ungkap secara transparan motif dibelakang kejadian tersebut,” kata Ai Tiro, Jum’at, (30/10/2020).

Menyikapi insiden di Aceh Tenggara, Ketua Komite Peuralihan Atjeh (KPA) melalui Juru Bicara KPA Wilayah Singkil, Ai Tiro mengajak agar semua pihak saling menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Jajaran KPA Wilayah Singkil mengajak semua anggota KPA agar selalu menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan selalu menjaga kekompakan sesama anggota serta bersama-sama dengan masyarakat untuk menjaga kenyamanan lingkungan kampong,” tutur Juru Bicara KPA Wilayah Singkil, Ai Tiro.

Lebih lanjut, Ai Tiro mengajak semua pihak agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang bisa membawa perpecahan terjadi antar sesama masyarakat Aceh Singkil khususnya dan Aceh secara keseluruhan.

Kemudian tambah Ai Tiro, saat ini di Aceh khususnya Aceh Singkil situasinya sungguh sangat aman dan damai, harapannya agar tetap kita pertahankan bersama.

“Kita do’akan pak Ustadz korban penikaman semoga kondisi beliau cepat membaik, dan pesan saya kepada pihak yang tidak bertanggungjawab jangan coba-coba mengusik ketenangan dan kedamaian di Aceh Singkil khususnya, bila ada pihak yang coba-coba mengusik maka kita minta kepada Pihak Keamanan Polri agar menindak tegas dan hukum pelakunya sesuai peraturan yang berlaku,” tutup Ai Tiro.

Sebelumnya dikabarkan lewat pemberitaan yang telah beredar, terjadi penikaman (penusukan) terhadap Ustadz Muhammad Zaid Maulana (36) di mesjid di Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara pada Kamis (29/10/2020) malam, sekitar pukul 21.30 malam.

Saat ini diketahui pria berinisial MA (37) yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan berat sudah diamankan petugas.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More