fbpx

Ketua (K)SBSI: Penyaluran Dana CSR PT Medco Aceh Timur Tidak Jelas, Pemerintah dan DPR Jangan Diam

122

SatuAcehNews – Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia ( KSBSI) Wilayah Aceh Tgk. H. Ishak Yusuf meminta PT. Medco E&P Malaka yang beroperasi di Aceh Timur memperjelas Penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR), Rabu (14/10/2020).

Hal itu disampaikan oleh Tgk Ishak karena selama ini banyaknya laporan masyarakat khususnya Aceh Timur yang terkena dampak dari perusahaan raksasa tersebut namun tidak pernah menikmati dana CSR.

“Dalam hal ini kami minta PT Medco untuk memperjelas dan mempublikasi penyaluran Dana CSR tiap tahunnya dan siapa yang bisa menikmati bantuan melalui CSR tersebut,” kata pria yang dikenal dengan Ayah Ishak tersebut

Ayah Ishak mengatakan, jika dana CSR tersebut PT. Medco menyerahkannya melalui Pemerintah Daerah dan Provinsi juga harus diperjelas berapa angka realnya per tahun.

“Kita menduga ada pihak-pihak tertentu yang menikmati Dana CSR dari PT Medco karena selama ini tidak sampai ke masyarakat, rakyat Aceh Timur berhak menikmati CSR itu. Karena berdampak langsung dari ekplorasi migas hasil alam di daerahnya”, cetus Ayah Ishak.

Ia juga meminta Pemerintah Aceh dalam hal ini BPMA dan Pemkab untuk transparan setiap penerimaan dan penyaluran CSR karena itu jumlahnya juga sangat besar.

Selain itu Ayah Ishak meminta Komisi VII DPR RI yang membawahi bidang Energi, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup supaya peka terhadap persoalan sosial yang ada di masyarakat.

Dalam hal ini Ayah Ishak meminta kepada Anwar Idris Aggota DPR RI Dapil 2 Aceh yang duduk di Komisi VII untuk mengawasi dalam penyaluran Dana CSR dari Perusahaan Medco Aceh Timur.

“Kita minta DPR-RI mambangun komunikasi dengan pihak Medco untuk menyinkronkan penyaluran CSR, agar masyarakat Aceh Timur merasakan dampak dari dana CSR tersebut”, pinta  Ayah Ishak.

“Kata ayah dengan wewenang  Anggota DPR-RI untuk mengawasi  semua persoalan ini agar kedepan masyarakat Aceh dan juga Masyarakat di Aceh timur bisa terberdayakan dengan baik dan maksimal dengan tugas dan fungsi pokok DPR RI yang berada di komisi VII tersebut,” ucap Ayah Ishak

Begitu juga dengan ketenagakerjaan, Ayah Ishak mengatakan jangan sampai terulang seperti yang terjadi di PT Arun LNG, oleh PT Exxon Mobil yang kini beralih saham ke PT. PHE NSB Aceh Utara dan Pertamina Rantau Aceh Tamiang hingga saat ini masih terjadi masalah antara pekerja dengan pihak-pihak perusahaan, mereka melakukan pemutusan kerja sepihak dan terkait pesangon yang belum dibayar.

“Ratusan mantan karyawan di PT PHE Aceh Utara dan Pertamina Rantau yang sudah di PHK hingga saat ini masih menuntut hak-haknya yang diabaikan oleh pihak perusahaan, namun siapa yang peduli, jangan sampai masalah itu terulang lagi di PT Medco dan perusahaan lainnya di Aceh,” pungkas Ketua (K) SBSI Aceh H. Ishak Yusuf

Hal senada juga di sampaikan oleh Rusly sapaan akrabnya Gure Li bahwasannya PT. Medco diminta ikut memberi kontribusi nyata kepada masyarakat Aceh Timur dan masyarakat disekitar lingkar tambang yang terdampak akibat ancaman virus Covid-19, dimana kondisi ekonomi masyarakat sangat terjepit, hal tersebut dikatakan Gure Li salah seorang Putra Daerah Aceh Timur dan juga tokoh masyarakat disana.

Menurut Gure LI panggilan akrabnya mengatakan bahwa sampai saat ini program sosial PT. Medco belum menyentuh kepada masyarakat kalangan bawah, bahkan terkesan perusahaan tersebut lebih mementingkan bantuan sosialnya kepada pejabat.

Padahal kata Gure Li, masyarakat Aceh Timur ada yang sudah terancam kelaparan akibat tidak bisa bekerja sebagaimana biasanya karena ancaman wabah Covid-19.

Kata Gure Li Sejak PT. Medco memulai merintis jalan di Aceh Timur, masyarakat Aceh Timur berpikir dengan adanya perusahaan seperti PT. Medco di daerahnya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, akan tetapi mimpi tersebut jauh dari kenyataan,” terang Gure Li yang juga Anggota Di (K)SBSI di kepemimpinan Ayah Ishak Yusuf

Namun kata Gure Li disaat seperti ini perusahaan tersebut belum juga memberikan perhatian kepada masyarakat “Ini yang membuat kami masyarakat sangat kecewa,” tutup Nya. (HSF)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More