PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Lhokseumawe

PicsArt 09 01 06.08.12 Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Lhokseumawe
YI dan DA. (Foto : Ist)
PRUcerah Prudential Syariah

SatuAcehNews | Lhokseumawe – Dua pengedar narkotika jenis sabu diringkus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lhokseumawe, Aceh, di Desa Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Selasa (30/08/2022) malam.

Keduanya merupakan warga Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. Adalah YI (38) dan DA (20), diringkus berawal dari informasi bahwa di lokasi yang dimaksud kerap dijadikan tempat transaksi sabu.

PRUcinta Prudential Syariah

Website Instan

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, SIK melalui Kasi Humas, Salman Alfarasi, SH, MM mengatakan, berdasarkan informasi itu tim Opsnal Satreskoba bergerak ke TKP dan berhasil meringkus YI dan DA.

“Saat digeledah, petugas menemukan satu buah dompet warna hitam yang di dalamnya terdapat 32 bungkus (paket) barang bukti berupa narkotika jenis sabu,” terang Salman dalam siaran pers kepada wartawan, Kamis (01/09/2022).

IMG 20220901 WA0009 Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Lhokseumawe
Barang bukti 6,4 gram sabu beserta uang tunai dan Handphone. (Foto : Ist)

Barang tersebut, kata Salman, dimasukkan ke dalam plastik transparan berles warna merah ukuran sedang dengan berat 6,4 gram.

Petugas juga menyita satu buah tas sandang warna putih yang didalamnya berisikan dompet warna hitam serta uang senilai Rp 280 ribu dan satu buah kotak rokok yang terdapat lima lembar plastik transparan bekas sabu.

“Petugas juga menemukan barang bukti satu bungkus kecil sabu yang diselipkan oleh DA di belakang hp android warna biru,” pungkasnya.

Selanjutnya, tambah Salman, tim Satresnarkoba melakukan interogasi singkat terhadap YI, kepada petugas tersangka mengaku bahwa sabu tersebut untuk diperjualbelikan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dua tersangka beserta barang bukti langsung diboyong ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

Tersangka terancam dikenakan pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. (CSB)

SimpleWordPress