fbpx

Stiker BBM Bersubsidi Bebas Dijualbelikan, Seperti Apa Aturannya?

Masyarakat Boleh Cetak Sendiri

259

SatuAcehNews – Sejak akhir Agustus 2020, SPBU di Propinsi hanya boleh menjual bahan bakar solar dan premium kepada mobil yang telah ditempel stiker BBM Bersubsidi.

Stiker dimaksud dicetak dalam dua model yaitu berwarna kuning untuk mobil pengguna Premium dan abu-abu untuk pengguna Solar.

Pemasangan stiker dilakukan serentak di seluruh SPBU di Propinsi Aceh pada tanggal 19 hingga 25 Agustus 2020. Sebanyak 156.000 lembar stiker disiapkan Pertamina.

Namun banyak pemilik mobil yang masih membutuhkan stiker BBM bersubsidi tersebut. Akibatnya, marak penjualan stiker karena banyak yang membutuhkannya.

Ferry, salah seorang penjual stiker asal Bireuen mengaku sudah beberapa hari ini menjual stiker dimaksud.

“Sejak hari Senin lalu saya lihat teman-teman ada jual stiker BBM Bersubsidi. Harganya bervariasi rata-rata 20 sampe 25 ribu jualnya,” jelas Ferry.

Karena permintaan pelanggan, akhirnya dia pun menyediakan stiker untuk mobil premium dan solar.

Pemasangan stiker tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor: 540/9186 tahun 2020.

Dalam sebuah kesempatan, Asisten II Setda Aceh, T. Ahmad Dadek, mengatakan program strickering BBM Bersubsidi itu sangat penting diterapkan, sehingga jelas pemanfaatannya. “Supaya subsidi ini jatuh ke tangan orang yang berhak,” kata Dadek usai peresmian di SPBU Lamnyong, Rabu (19/8/2020).

Dadek menyebutkan, kesadaran masyarakat Aceh masih sangat rendah untuk beralih menggunakan BBM sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan. Hal itu membuat antrian panjang di SPBU serta menimbulkan potensi penggunaan bahan bakar premium dan solar subsidi melebihi kuota yang telah ditetapkan BPH Migas.

Pemasangan stiker berlangsung selama 7 hari seluruh SPBU di Propinsi Aceh, sejak 19 Agustus 2020 hingga 25 Agustus 2020.

Penjualan stiker BBM Bersubsidi
Pedagang stiker BBM Bersubsidi di depan salah satu SPBU.

Mencetak Stiker BBM Bersubsidi Tidak Dilarang

Kepala Dinas Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, Ir. Mahdinur menjelaskan semua orang bebas mendapatkan stiker di SPBU.

Setelah masa sosialisasi selesai, maka siapapun yang membutuhkan stiker BBM Bersubsidi akan diberikan barcode oleh pihak SPBU dan dapat mencetaknya di jasa percetakan stiker.

“Model stiker tidak boleh diubah-ubah. Harus sama seperti yang diedarkan sebelumnya oleh pemerintah,” terang Ir Mahdinur di Banda Aceh.

Namun tak semua mobil bisa memasang stiker ini. Mobil dinas pemerintah, mobil TNI,  dan mobil Polri tidak diperkenankan menggunakan BBM bersubsidi.

“Pemasangan stiker tersebut tidak ada pembatasan untuk kendaraan ini untuk kendaraan itu. Kecuali yang dilarang. [Kendaraan] yang dilarang sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014. Cotohnya mobil dinas pemerintah, mobil TNI dan Polri,” ujar Mahdinur.

Bahkan stiker BBM Bersubsidi ini bisa dibeli di berbagai market place seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan OLX.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More