FKM BKA YWU melatih Penyandang Disabilitas Hias Tas Kain

Penerapan konsep ramah lingkungan dan Pelibatan penyandang disabilitas rungu dan grahita

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

 

SatuAcehNews – Sebanyak 15 orang perempuan muda penyandang disabilitas siswa SMALB S CD YPAC dilatih menghias tote bag kain oleh tim. Tia Sasmita Sari, S.Pd selaku ketua Panitia menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari kampanye penggunaan tas kain untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan dari membludaknya sampah plastik namun dari sisi inklusi.

“Pelibatan adik-adik penyandang disabilitas rungu dan grahita pada program ini juga sebagai wujud kepercayaan dan penghargaan kami kepada mereka atas kreasi dan seni yang mereka miliki, Alhamdulillah desain-desainnya bagus-bagus dan layak jual, dan seluruh hasil produk pelatihan sesi pertama ini akan kami bawa ke Prospera Asia & Pacific Regional Convergence di Bangkok pada 25-28 September 2019 nanti.” ungkapnya, Banda Aceh (4/9/2019).

Sementara itu Murni sebagai trainer FKM BKA YWU menjelaskan bahwa penerapan konsep ramah lingkungan merupakan hal yang paling penting dalam kegiatan ini. Bahan utama dari produk ini adalah kain blacu yang memiliki biaya produksi rendah sehingga mampu menjadi produk substitusi dari plastik yang tidak ramah lingkungan.

Tinta yang dipakai untuk membentuk desain custom yang dibuat oleh adik-adik disabilitas menggunakan tinta sublimasi, bukan tinta rubber atau plastisol yang masih memiliki unsur-unsur kandungan plastiknya. Selain itu, hangtag-nya terbuat dari tali berbahan dasar akar, tag produknya memakai kertas serta packaging dari totebag ini juga berasal dari kertas yang tipis dan mudah terurai.

“Insya Allah dalam beberapa pelatihan dan pengembangan lagi, produk dengan label YouDI (Young Disability) ini akan tersedia di pasar sebagai alternatif tas belanja atau kuliah yang ramah lingkungan”.

Tas kain yang berdasar putih serta mempunyai resleting ini diharapkan bisa memberikan dukungan kepada adik-adik penyandang disabilitas perempuan di Banda Aceh bahwa mereka juga bisa dan mampu terlibat dalam kampanye global pengurangan sampah plastik melalui tote bag ramah lingkungan. (AF)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More