PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Begini Kata GRAM Soal Pj Bupati Ingin Merubah Aceh Utara Dari Kemiskinan

P IMG 20220803 WA0004 1 Begini Kata GRAM Soal Pj Bupati Ingin Merubah Aceh Utara Dari Kemiskinan
Ketua Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM), Muhammad Azhar. (Foto : Ist)
PRUcerah Prudential Syariah

SatuAcehNews | Aceh Utara – Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM) mendukung setiap langkah Pj Bupati Aceh Utara, salah satunya upaya menurunkan angka kemiskinan di Bumi Pase tersebut.

Apalagi, Pj Bupati Aceh Utara baru-baru ini telah melihat langsung bagaimana kondisi masyarakatnya yang menjalankan roda kehidupan digaris kemiskinan.

PRUcinta Prudential Syariah

Website Instan

Dalam hal ini, Pj Bupati Aceh Utara mengajak para stakeholder memprioritaskan pemanfataan dana desa untuk percepatan pertumbuhan ekonomi Gampong (Desa).

Pemanfaatan dana Gampong melalui BUMG harus tepat sasaran, artinya menyentuh usaha masyarakat sehingga usaha ekonomi lemah segera bangkit dan mampu meningkatkan ekonomi gampong dan masyarakat.

P IMG 20220801 WA0023 Begini Kata GRAM Soal Pj Bupati Ingin Merubah Aceh Utara Dari Kemiskinan
Pj Bupati Aceh Utara, Azwardi, mengunjungi beberapa rumah tidak layak huni di Kecamatan Sawang. (Foto : Ist)

Dan juga menekankan sistim pendataan sosial kependudukan yang akurat, sehingga dapat menjadi acuan dalam setiap perencanaan pembangunan.

Namun demikian, GRAM mendesak Pj Bupati Aceh Utara jangan hanya terpaku pada penggunaan dana desa. Akan tetapi, cobalah dengan APBK untuk lebih fokus pada peningkatan ekonomi dan penuntasan kemiskinan.

GRAM mencontohkan dimana banyak program Pemerintah yang sumber anggarannya dari APBK digunakan tidak tepat sasaran. Seharusnya Pemerintah lebih ketat lagi melakukan pengawasan, dan disini juga diperlukan data yang real.

“Para SKPK jangan hanya duduk manis menerima data yang tidak valid. Hari ini kalau kita tanyakan berapa jumlah data warga miskin yang real, mereka pasti kalang kabut,” terang Ketua GRAM, Muhammad Azhar, dalam Siaran Pers, Selasa (02/08/2022).

Menurutnya, banyak dinas-dinas Aceh Utara melakukan kegiatan atau pertemuan-pertemuan di Lhokseumawe. Seharusnya mereka harus lebih fokus untuk peningkatan di Ibukota Aceh Utara, jangan beralasan hari ini Lhoksukon tidak ada lokasi.

Terkait hal ini, GRAM ‘tantang’ Pj Bupati Aceh Utara untuk membuktikan perkataannya. “Pj Bupati mengatakan bahwa beliau ingin merubah wajah Aceh Utara dari kemiskinan, dalam hal ini kita tantang Pj Bupati Aceh Utara untuk membuktikan perkataannya tersebut,” terang Azhar.

“Jangan hanya ngomong doank di media, sementara realita di lapangan berlainan. Sebagai contoh kecil saja, banyak pertemuan-pertemuan dinas Aceh Utara yang dilakukan di Kota Lhokseumawe, bahkan mirisnya pertemuan tersebut dilakukan di Hotel-hotel swasta diKota Lhokseumawe,” imbuh Azhar.

Kalau memang Pemerintah Aceh Utara benar-benar ingin merubah wajah Aceh Utara dari kemiskinan, kata Azhar, kenapa acara-acara tersebut tidak diadakan di Aceh Utara.

Setidaknya dengan dilakukan kegiatan – kegiatan Pemerintahan di Lhoksukon (Aceh Utara) dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Aceh Utara dan dapat meningkatkan PAD Aceh Utara itu sendiri.

“Jadi apa juga fungsi Lhoksukon sebagai ibukota kabupaten yang telah kita buat komitmen bersama kita jadikan ibu kota. Hari ini kami kira Pj Bupati Aceh Utara harus lebih fokus pada penuntasan kemiskinan dan juga peningkatan ekonomi masyarakat,” tutur Azhar.

Tak hanya itu, lanjut dia, seperti halnya perbaikan data, dan bukan hanya membangun pencitraan semata, dan berbicara omong kosong.

Pj Bupati juga diminta segera melakukan evaluasi kinerja para SKPK dan juga data yang telah disodorkan serta juga publikasi berapa data real kemiskinan Aceh Utara. “Kalau memang niat Pj ingin membangun Aceh Utara ke arah lebih baik”, tukas Azhar. (CSB)

SimpleWordPress