Petugas Konservasi Evakuasi Seekor Owa Siamang di Bireuen

  • Bagikan

SatuAcehNews – Bireuen | Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Lhokseumawe dan Resor Konservasi Wilayah 11 Aceh Utara, kembali mengevakuasi satwa liar dilindungi. Kali ini, satwa liar yang dievakuasi berupa jenis Owa Siamang (Symphalangus syndactylus).

Seekor Owa Siamang itu merupakan serahan secara langsung dengan sukarela dari salah seorang warga di Desa Seuneubok Aceh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, kepada petugas BKSDA melalui SKW I Lhokseumawe dan Resor Konservasi Wilayah 11 Aceh Utata, Selasa (03/08/2021).

Kepala SKW I Lhokseumawe BKSDA Aceh, Kamarud Zaman, menerangkan, kondisi Owa Siamang yang berhasil dievakuasi tersebut dalam keadaan sehat dengan jenis kelamin jantan dan diperkirakan berusia ± 3-4 tahun. Pihaknya apresiasi kepada tim yang bertugas dan masyarakat yang ikut membantu dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati.

“Satwa yang satu ini merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Populasi dari Owa Siamang ini juga mengalami penurunan akibat habitatnya sudah terdegradasi oleh aktivitas manusia,” terang Kamarud Zaman kepada wartawan.

Ancaman lainnya terhadap populasi satwa liar ini, sambung Kamarud Zaman, yaitu masih tingginya ancaman lainnya terhadap populasi satwa liar ini yaitu tingginya perdagangan tumbuhan dan satwa liar dilindungi di Pulau Sumatera. Selain itu, ilegal logging juga menjadi ancaman utama terhadap pelestarian satwa liar ini.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan himbauan kepada masyarakat setempat untuk tidak merusak ataupun mengganggu habitat satwa liar yang ada agar tidak menyebabkan kepunahan bagi tumbuhan dan satwa liar dilindungi.

Sebagaimana diketahui satwa Owa Siamang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi.

Owa Siamang (Symphalangus syndactylus) atau Hylobates syndactylus atau Siamang dalam bahasa Inggris memiliki status Endangered/terancam punah berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species.

Populasi dari Owa Siamang (Symphalangus syndactylus) ini mengalami penurunan akibat habitatnya sudah terdegradasi oleh aktivitas manusia. Ancaman lainnya terhadap populasi satwa liar ini yaitu masih tingginya perdagangan tumbuhan dan satwa liar dilindungi di Pulau Sumatera. (CSB)

  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.