Dema Febi IAIN Lhokseumawe: PPKM Level 4 Buat Masyarakat Cemas

  • Bagikan
PPKM Kota Lhokseumawe
Suasana pemberlakuan PPKM Level 4 Kota Lhokweumawe (Photo: Azwar)

SatuAcehNews – Instruksi Walikota Lhokseumawe Nomor 1100 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 tingkat Gampong untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Wilayah Kota Lhokseumawe mendapat tanggapan dari elemen mahasiswa di kota tersebut.

Terkait hal ini mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA-FEBI) IAIN Lhokseumawe, Muhammad Agustami kepada media mengatakan “Penerapan Pemberlakuan Penyekatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Wilayah Kota lhokseumawe hanya membuat masyarakat resah saja, seharus regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah dipertimbangkan dulu bagaimana kondisi masyarakat yang sedang susah kehidupannya sekarang, ekonomi terhimpit karena Covid 19 ini, namun malah dicemaskan dengan aturan Pemberlakuan Pos Penyekatan ini, lantas bagaimana masyarakat mencari nafkah dengan keadaan seperti ini, ujarnya”, Senin (30/08/2021).

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA-FEBI) IAIN Lhokseumawe, Muhammad Agustami
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA-FEBI) IAIN Lhokseumawe, Muhammad Agustami

“Masyarakat yang memiliki pendapat menengah keatas okelah, tapi bagaimana dengan masyarakat yang kesehariannya mereka mencari rezeki dari kampung ke kota, contohnya masyarakat yang jual hasil panen mereka ke kota, kemudian para awak becak dalam mencari nafkah rute masuk ke kota lhokseumawe ini jelas sangat merugikan mereka karena tidak ada penumpang yang berani masuk ke kota mengingat diperjalanan sangat ribet keadaannya dengan pos penyekatan ini”, Lanjutnya.

“Kita lihat saja hari pertama saya bagaimana respon masyarakat, Saya menilai dengan adanya penerapan PPKM berjilid-jilid malah membuat masyarakat semakin susah untuk mencari nafkah, dengan adanya PPKM level 4 Lhokseumawe ini malah muncul masalah baru seperti kemacetan dan kemacetan berarti membuat kerumunan, toh tujuan PPKM ini juga untuk mengoptimalkan vaksinasi bukan malah masyarakat dibuat tidak bisa mencari nafkah karena regulasi seperti ini”, terangnya.

Harapan kami kepada Walikota lhokseumawe dan muspida kebijakan ini mohon dipertimbangkan karena masyarakat merasa resah dengan adanya penyekatan ini, efek negatif nya yang sangat memberatkan masyarakat dalam berbagai hal , Mengingat kehidupan dan ekonomi masyarakat yang semakin hari semakin menurun. Tutup Agus selaku ketua Dema FEBi. (MLN/Rilis)

  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.