fbpx

Masyarakat pedalaman Aceh Barat masih kesulitan jaringan internet

134

SatuAcehNews – Berkembangnya jaman terus dibarengi dengan perkembangan teknologi telekomunikasi yang terus maju dan canggih pula. Perkembangan tersebut membuat kebutuhan masyarakat perihal sinyal internet menjadi sangat tinggi. Namun, hal itu nampaknya masih belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat di Lawet dan sejumlah desa lainnya di pedalaman kecamatan Pante Ceuruemen kabupaten Aceh Barat. Pasalnya, masyarakat daerah ini masih belum terjangkau sinyal telekomunikasi maupun internet.

Jangankan untuk mengakses internet, terkadang hanya untuk memberi kabar atau mencari informasi yang penting melalui SMS atau telpon saja sangat sulit. Daerah tersebut memang sebagian masih belum tersentuh jaringan sinyal telekomunikasi. Tak heran apabila masyarakat di wilayah semacam ini relatif tertinggal lantaran terbatasnya informasi yang didapat.

Salah satu warga Desa Sikundo Marzuki Arsyad mengatakan, untuk mengakses sinyal internet, masyarakat bahkan harus keluar dari rumah dan mencari tempat-tempat yang sekiranya berada di daerah tinggi dan mudah sinyal. Tak jarang masyarakat harus ke gunung untuk mendapatkan sinyal.

“Masih sangat susah kalau internet. Harus cari tempat dulu, biasanya pada ke gunung kalau mau lancar komunikasinya. Telpon atau SMS ya tidak begitu lancar juga, apalagi sekarang ada siswa yang belajar daring sehingga dapat menghambat proses belajar mereka” kata Marzuki Arsyad, Sabtu (29/08/2020).

Sementar itu salah satu tokoh pemuda desa Lawet Mustafa menyampaikan, kurangnya akses telekomunikasi yang terjadi di desanya sangat merugikan masyakarat, karena untuk melakukan komunikasi dengan keluarga yang ada di luar daerah, mereka terpaksa harus melakukan komunikasi secara langsung atau berkunjung langsung serta harus keluar kecamatan lain. Untuk itu, dirinya berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas terkait (Diskominfo) serta pemerintah pusat, dapat segera melakukan langkah-langkah bijak mengatasi permasalahan ini karena sampai saat ini di beberapa desa tersebut tidak ada jaringan komunikasi seluler.

‘’Jadi, kami berharap pemerintah dan pihak penyedia telekomunikasi dapat membantu pemasangan jaringan yang menjangkau wilayah kami. Pasalnya, tanpa adanya jaringan komunikasi, kami tidak bisa melakukan komunikasi dengan keluarga serta tidak mengetahui banyak informasi yang diperoleh melalui jaringan telekomunikasi yang tentunya juga akan berdampak terhadap kemajuan ekonomi kami,’’ harapnya. (MHL)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More