Dugaan Kepala Dinas Pendidikan Lakukan Pengancaman Kepada Kepala Sekolah

  • Bagikan

SatuAcehNews – Bener Meriah | Saat berita ini dirilis, sebelumnya pada (28/07) seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP Se-Kabupaten Bener Meriah di panggil ke Kantor Dinas Pendidikan. Ada dugaan bahwa pemanggilan seluruh Kepala Sekolah itu diinisiasikan untuk tutup mulut terkait kasus dugaan pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), ucap Haidir, Jum’at (30/07/2021).

Saat ditemui dikediamannya, salah satu aktivis di Bener Meriah, Haidir menjelaskan, “kita saat ini masih mendalami kasus ini, terkait pemanggilan seluruh Kepala Sekolah ke Dinas Pendidikan, entah apa yang dibicarakan. Kita hanya bisa melihat dari sudut pandang garis lurus. Tentunya kita akan minta ke Dewan Kehormatan DPRK Bener Meriah untuk membentuk Tim Pansus guna menyelidiki dugaan pemotongan dana BOS ini. Karena saat Bener Meriah colaps, Fungsi dari DPRK itulah yang dapat menyelesaikannya,” jelas Haidir.

“Kita harus peduli terhadap Pendidikan, karena dengan pendidikanlah kita dapat mencetak generasi di masa yang akan datang,” tegas Haidir di kediamannya.

“Siapapun yang melakukan kedzaliman terhadap dana BOS, itu berarti dia sudah melanggar Sumpah Jabatannya. Dan dia juga melanggar ketentuan Undang-Undang yang berlaku di Republik Ini, Jadi yang melanggar harus di adili dan di hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (PR/AFA)

  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.