fbpx

Tolak RUU HIP dan Omnibuslaw, Mahasiswa Aceh Barat Adakan Aksi

187

SatuAcehNews – KAMMI Aceh Barat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Mahasiswa Menuntut Keadilan (GRMMK) menolak RUU HIP dan Omnibus Law melakukan aksi demonstrasi. Aksi berlangsung secara damai di depan Gedung DPRK Aceh Barat Senin (20/07/2020).

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Mahasiswa Menuntut Keadilan (GRMMK) memulai aksi dengan konvoi kendaraan. Konvoi diawali dari Masjid Agung Baitul Makmur menuju ke lokasi aksi yaitu di kantor DPRK Aceh Barat. Tepat di Bundaran Simpang Pelor Meulaboh massa kemudian menggelar aksi mimbar bebas yang meneriakkan tuntutan kepada pemerintah dan wakil rakyat.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesi (KAMMI) daerah Aceh Barat, salah satu lembaga yang tergabung dalam Gerakan tersebut juga menyatakan dengan tegas untuk menolak RUU HIP, menolak Omnibus law dan meminta pemerintah untuk memberikan transparansi dana Covid-19.

Dalam kesempatan ini ketua umum KAMMI Daerah Aceh Barat, Zulherda, menegaskan bahwa, “KAMMI akan selalu bersama dalam barisan untuk terus mengawal tuntutan ini sampai dengan selesai”.

Sedikitnya ada tiga tuntutan yang mereka suarakan yaitu tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Selain itu mahasiswa juga menolak RUU Omnibus law. Mahasiswa juga meminta harus adanya transparansi dana Covid-19 yang mereka anggap tidak tepat sasaran ke masyarakat.

“Ada tiga tuntutan yang kami suarakan hari ini yaitu menolak RUU HIP, menolak Omnibus law dan meminta transparansi dana Covid-19”, ujar Adil Kurniawan, selaku koordinator aksi.

Aksi tersebut langsung ditanggapi oleh ketua DPRK Aceh Barat Samsi Barmi beserta jajarannya.

“Indonesia adalah negara yang sudah merdeka begitu juga dengan rakyatnya tetapi ada beberapa hal yang memang tidak sesuai maka dari itu kami pihak DPRK tetep mengawal dan selalu bersama rakyat”, ujar Samsi Barmi saat menerima aspirasi mahasiswa.

Ketua DPRK beserta jajaran langsung menandatangani petisi di depan masa aksi yang sudah disiapkan oleh mahasiswa.

“Alhamdulillah aksi ini langsung ditanggapi oleh ketua DPRK Aceh Barat beserta jajarannya. DPRK juga menandatangani petisi. Kami akan mengawasi petisi yang kami ajukan sampai selesai. Apabila petisi ini tidak dijalankan dengan semestinya maka kami akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi,” sambung korlap dengan tegas.

Setelah menyampaikan aspirasi dengan damai, massa mahasiswa kemudian membubarkan diri. Tampak aparat kepolisian mengawal aksi tersebut agar tetap kondusif.

Ucapan 300

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ucapan 300-2
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More