fbpx

Minim Guru PNS, Sekolah di Simeulue Ini Raih Prestasi Tingkat Kabupaten

188

 

SatuAcehNews – Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, sangat minim tenaga pengajar yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bayangkan, jumlah pengajar berstatus PNS di sekolah yang didirikan tahun 1983 itu, hanya tiga orang itupun termasuk kepala sekolah disitu.

Selain tiga orang tadi ada dua orang guru kontrak, serta tujuh orang guru yang masih berstatus bakti di sekolah pertama di kecamatan pesisir pantai itu.

“Tiga orang guru PNS itu termasuk saya sebagai kepala sekolah, sementara yang lainnya, masih kontrak dan berstatus guru bakti,” kata Reni Deprita, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah (Kasek) SMP itu, Minggu, 26/07/2020.

Menurut Reni, minimnya tenaga pengajar yang berstatus PNS itu dikawatirkan dapat menurunkan kwalitas serta kwantitas murid di sekolah itu. Sebab, tenaga pengajar yang berstatus PNS itu selain lebih berpengalaman juga telah memiliki sertifikasi ilmu keguruan di bidangnya masing-masing.

“Guru PNS itu biasanya lebih berpengalaman terkait dengan bidang pendidikan. Sebab, mereka telah melalui berbagai pelatihan serta tehnik mengajar, baik itu ditingkat kabupaten maupun ditingkat provinsi dan bahkan secara nasional, sehingga keberadaan mereka di sekolah sangat diperlukan,” ucap Kepala Sekolah berparas cantik itu.

Dijelaskan Reni, meski sekolah yang dipimpinnya itu memiliki keterbatasan tenaga pengajar yang berstatus PNS dan juga kontrak. Namun mereka tetap memberikan yang terbaik kepada murid sekolah itu. Ini dibuktikan pada tahun ajaran 2017-2018, siswa sekolah itu meraih prestasi sebagai juara dua nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Kabupaten Simeulue.

Bahkan pada tahun 2018-2019, sekolah itu kembali meraih prestasi lebih baik lagi dengan menyabet juara satu UNBK sekabupaten paling ujung Sumatra itu.

Selain itu di sampaikan Reni, dengan keterbatasan ini, mereka tetap berupaya memberikan yang terbaik kepada murid di sekolah itu. Reni juga berharap, semoga dari pihak terkait dapat memperhatikan hal ini, sehingga pendidikan di Simeulue ini semakin lebih baik lagi kedepannya.

Lanjut Reni, pihaknya tidak terlalu memaksakan harus guru PNS masuk ke sekolah mereka. Penambahan guru kontrak yang sesuai kualifikasi pendidikan juga bisa. Bahkan, kalau di bisakan guru bakti yang ada di sekolah saat ini agar diangkat menjadi guru kontrak. Sebab, guru bakti yang ada saat ini juga diantaranya ada yang memiliki prestasi di bidang pendidikan.

“Harapan saya, kalaupun belum ada guru PNS yang bisa didatangkan ke sini, guru kontrak pun juga bisa. Kalau bisa guru bakti yang ada di sekolah ini saja diangkat menjadi kontrak,” harap Reni Deprita.(Ai)

Ucapan 300

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ucapan 300-2
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More