PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Jelang Pilkada 2024, Ketua Komisi A Jadi Sangat Penting Dalam Susunan AKD DPRK Bireuen

WhatsApp Image 2022 06 01 at 16.10.47 Jelang Pilkada 2024, Ketua Komisi A Jadi Sangat Penting Dalam Susunan AKD DPRK Bireuen
PRUcerah Prudential Syariah

SatuAcehNews – Jakarta | Pemerhati asal Aceh Tarmizi Age atau akrab disapa AL Mukarram mantan Ketua Komite Monitoring Perdamaian dan Demokrasi (KMPD) perwakilan Aceh di Eropa mengutarakan pendapatnya soal kepentingan dan pentingnya susunan keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR termasuk ketua-ketua Komisi, tidak terkecuali di DPRK Bireuen, Aceh, katanya Rabu (01/06/2022).

Dikatakan Tarmizi Age yang merupakan putra Kabupaten Bireuen di Jakarta, “bahwa ketua Komisi A DPRK Bireuen yang saat ini yang menurut (mesin pencarian google) sedang di ketuai oleh kader partai Aceh yang yaitu M. Nasir (Waled) perlu di apresiasi, karena mereka merupakan partai yang disebut lahir dari ruh perjuangan GAM,” sebutnya.

PRUcinta Prudential Syariah

Website Instan

“Dan ini harus dipertahankan oleh Partai Aceh, termasuk perlunya peningkatan kinerja kedepan sehingga kursi Partai Aceh tidak makin berkurang pada pemilu mendatan malah bertambah,” jelas Mukarram.

WhatsApp Image 2022 06 01 at 16.10.47 Jelang Pilkada 2024, Ketua Komisi A Jadi Sangat Penting Dalam Susunan AKD DPRK Bireuen

Sebagai orang yang pernah naik turun gunung di Aceh, saya berharap Partai Aceh bisa terus memimpin Bireuen, baik itu kepala pemerintahannya (Bupati), kemudian Ketua DPRK nya dan ketua-ketua Komisi apa lagi Ketua Komisi A dan itu penting sekali.

Tarmizi menegaskan, Ketua Komisi A sangat berpengaruh dalam urusan dan kebijakan pemerintahan  bahkan dalam menentukan Ketua KIP yang berkaitan langsung dengan Pemilu dan Pilkada, katanya.

“Ini pemilu dan pilkada tidak lama lagi, maka semua partai sedang menyusun strategi cerdas,” timpal Tarmizi Age.

Hati-hati dalam menentukan arah kebijakan politik  apa pun itu, apalagi di urusan strategis, jangan seperti sering di ucap orang tua-tua di Aceh, beek sampee oeh kheuh baro ta the, ka jipasoe lam si tokeen (jangan sampai setelah selesai baru tau, sudah di masukkan dalam kaos kaki) harapnya, dan jangan lupa penyesalan selalu datang  terlambat, harap Tarmizi Age, menutup pernyataan. (PR/AFA)

SimpleWordPress