Hj. Asmidar Kembali Ajak Masyarakat Untuk Pertahankan Nilai-Nilai Adat Di Aceh Selatan

IMG 20220620 WA0026 Hj. Asmidar Kembali Ajak Masyarakat Untuk Pertahankan Nilai-Nilai Adat Di Aceh Selatan
Sekretaris Komisi VI DPR Aceh memberikan kata sambutan pada acara Pelatihan Peradilan Adat di Aula Catherine Hotel, Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan, Senin, 20/06/2022.

SatuAcehNews | Tapak Tuan – Anggota DPR Aceh, Hj. Asmidar kembali mengajak masyarakat agar tetap mempertahankan nilai-nilai adat di era kecanggihan teknologi yang dikhawatirkan dapat merubah eksistensi adat yang telah lama ada di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.

Hal itu sampaikan Sekretaris Komisi VI DPR Aceh ini saat memberikan sambutan pada acara Pelatihan Peradilan Adat di Aula Catherine Hotel, Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan, Senin, 20/06/2022.

IMG 20220620 WA0021 Hj. Asmidar Kembali Ajak Masyarakat Untuk Pertahankan Nilai-Nilai Adat Di Aceh Selatan
Pelatihan Peradilan Adat di Aula Catherine Hotel, Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan, Senin, 20/06/2022.

“Kemudian dalam kegiatan ini kita ketahui bahwa, adat merupakan perilaku manusia yang sifatnya terun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang kita kepada kita. Tapi kita juga harus pahami bahwa semakin tingginya teknologi dikhawatirkan semakin ada perubahan di dalam adat tersebut, inilah yang perlu kita gali kembali nilai-nilai adat yang ada di daerah kita ini,” kata Hj. Asmidar.

BACA JUGA  SIDUL Pimpin Partai Aceh di Kecamatan Gunung Meriah

Sebelumnya diketahui bahwa Srikandi Partai Aceh, Hj. Asmidar ini begitu gencar menyuarakan untuk tetap menjaga nilai-nilai adat istiadat serta budaya kepada masyarakat Aceh Singkil dan Kota Subulussalam beberapa waktu lalu.

Selanjutnya dalam kesempatan acara pelatihan peradilan adat tersebut yang menyongsong tema melalui pelatihan peradilan adat kita tingkatkan fungsi dan mediasi penyelesaian perkara secara adat. Hj. Asmidar mengingatkan hal terpenting terhadap adat yang dilahirkan serta disepakati nantinya agar tidak terlepas dari nilai-nilai Syari’at Islam.

Hj. Asmidar memberikan salah satu contoh adat istiadat yang telah lama ada di Kabupaten Aceh Selatan, seperti bahasa Jamee.

“Kita ketahui bahwa salah satu adat kita di Aceh Selatan ini adalah dengan bahasa Jameenya, nah ini kita pertahankan. Yang terutama dengan bahasa Aceh kita,” terang Hj. Asmidar.

BACA JUGA  Hj. Asmidar: Kembalikan 4 Pulau Milik Aceh Singkil
IMG 20220620 WA0018 Hj. Asmidar Kembali Ajak Masyarakat Untuk Pertahankan Nilai-Nilai Adat Di Aceh Selatan
Pelatihan Peradilan Adat di Kabupaten Aceh Selatan.

Kemudian Wakil Ketua MAA Provinsi Aceh Tgk Yus Dedi dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kepada Hj. Asmidar selaku Sekretaris Komisi VI yang telah mendukung pelaksanaan pelatihan ini dibeberapa kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh.

“Beliau ini (Hj. Asmidar) adalah sekretaris komisi VI DPR Aceh. Ada 2 hal yang menjadi hubungan mitra, karena setiap kegiatan MAA di provinsi kami itu mitra kerjanya dengan komisi VI, setiap pembahasan anggaran MAA itu dengan komisi VI. Tapi di hari ini ada yang lebih dari beliau (Hj. Asmidar) sebagai komisi VI sekaligus pemberi dukungan kepada acara ini pada hari ini,” ungkap Tgk Yus Dedi.

Dalam kesempatan itu Kepala Sekretariat MAA, Darmansyah saat memberikan kata sambutannya mengatakan bahwa pelatihan peradilan adat yang dilaksanakan pada hari ini di Kabupaten Aceh Selatan adalah penutup, yang yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.

BACA JUGA  Hj. Asmidar: Kembalikan 4 Pulau Milik Aceh Singkil

“Alhamdulillah, Subulussalam sudah selesai, Singkil sudah selesai dan yang terakhir Aceh Selatan,” ujarnya Darmansyah.

Diketahui pelaksanaan pelatihan tersebut diikuti oleh sekretarian MAA Kabupaten Aceh Selatan, perwakilan pemagaku adat, tokoh-tokoh adat dalam Kabupaten Aceh Selatan. (RED/AHA)

Saling Sapa App
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.