PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Gajah Masuk Kebun dan Merobohkan Gubuk Petani

IMG 20220625 124904 2 Gajah Masuk Kebun dan Merobohkan Gubuk Petani
Rumah kebun milik petani di Dusun Alue Buloh Desa Cot Girek dirusak kawanan gajah liar. (Foto : Chairul Sya'ban)
PRUcerah Prudential Syariah

SatuAcehNews | Aceh Utara – Sejumlah gubuk maupun rumah kebun milik masyarakat yang berkebun di Dusun Alue Buloh Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, rusak parah akibat dirobohkan oleh gajah liar.

Tak hanya itu, beberapa jenis tanaman pertanian, salah satunya pohon pinang juga tampak bertumbangan. Jenis tanaman lain seperti bibit durian juga berserakan diinjak gajah.

PRUcinta Prudential Syariah

Website Instan

Leader Conservation Response Unit (CRU) Cot Girek/Aceh Utara, Zaikyatuddin Syah, mengatakan, pihaknya bersama masyarakat pada Jum’at (17/06/2022) malam, berupaya untuk penggiringan.

IMG 20220625 120727 7 Gajah Masuk Kebun dan Merobohkan Gubuk Petani
Masyarakat/petani bersiap untuk melakukan penggiringan gajah liar ke hutan. (Foto : Chairul Sya’ban)

“Upaya penggiringan dilakukan bersama-sama dengan masyarakat menggunakan petasan yang dilepaskan ke udara. Kawanan gajah sempat terpantau dan ada yang masih anakan, lalu kita giring pelan-pelan,” kata Zaikyatuddin Syah.

Upaya penggiringan terus dilakukan hingga Sabtu (25/06/2022) sore, kali ini turut serta Babinsa Koramil Cot Girek Kodim 0103/Aut dan sejumlah masyarakat/petani. Dalam upaya penggiringan ini, rombongan harus mencari terlebih dahulu keberadaan gajah.

Screenshot 20220625 234943 1 Gajah Masuk Kebun dan Merobohkan Gubuk Petani
Gubuk petani tertimpa pohon pinang yang ditumbangkan oleh gajah liar. (Foto : Chairul Sya’ban)

“Kita perhatikan dulu dimana keberadaan gajah dan titik kumpulnya, supaya tidak salah cara saat dilakukan penggiringan. Kita tidak tahu percis apakah gajah-gajah itu berpencar atau berkumpul,” ujar petani.

Screenshot 20220625 234807 2 Gajah Masuk Kebun dan Merobohkan Gubuk Petani
Membunyikan petasan ke udara untuk menggiring kawanan gajah liar agar kembali ke hutan. (Foto : Chairul Sya’ban)

Setelah berjalan menyusuri sisa-sisa kotoran dan jejak maupun jalur yang dilintasi, titik kumpul gajah diketahui. Gajah-gajah itupun sejak Sabtu sore mulai memasuki perbatasan antara kebun masyarakat dengan hutan.

Petugas CRU dibantu Babinsa memberikan aba-aba untuk melepaskan bunyian petasan ke udara secara bersamaan. “Surot…Surot…Surot Meutuah,” begitu ucapan dalam teriakan petani sembari membunyikan petasan.

Secara perlahan, gajah liar tersebut mulai meninggalkan areal perkebunan masyarakat. Meskipun begitu, masyarakat/petani memprediksi bahwa tidak menutupi kemungkinan gajah liar akan kembali lagi. (CSB)

SimpleWordPress