KKP Bangun Coral Stock Center di Maratua

  • Bagikan

SatuAcehNews – Jakarta | Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL), membangun pusat stok karang (Coral Stock Center/CSC) di Pulau Maratua, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (15/06/2021)

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Tb. Haeru Rahayu saat dihubungi di Jakarta menyampaikan Pulau Maratua dipilih karena merupakan Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT) dengan keragaman terumbu karang yang menopang segitiga terumbu karang.

“Kawasan Segitiga Karang yang menjadi komitmen bersama enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor-Leste, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon menjadi tanggung jawab yang harus dijaga agar dapat dirasakan manfaatnya untuk generasi mendatang,” ujar Tb. Haeru.

Bertepatan dengan Coral Triangle (CT) Day, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak bersama para pemangku kepentingan lain yakni Kepala Bandara Maratua, Stasiun PSDKP Tarakan Wilayah Kerja Maratua, TNI AL, Koramil Maratua, Polsek Maratua, PT. Surga Hijau Lestari, PT. Pratasaba Apta dan Kelompok Masyarakat Maratua Peduli Lingkungan membentuk CSC melalui metode transplantasi karang pada (09/06) lalu.

Ketika membuka kegiatan CSC Maratua, Andry Indryasworo Sukmoputro, Kepala BPSPL Pontianak menjelaskan tujuan CSC dibentuk untuk menjadi tempat indukan karang yang dapat digunakan sebagai bahan transplantasi.

“Selain itu jadi tempat indukan karang untuk bahan transplantasi, CSC juga bisa jadi lokasi penyelaman spot diving, wisata bahari dan sebagai sarana pendidikan dan penelitian,” ujar Andry.

Pembuatan CSC di Pulau Maratua dimulai dari tahap persiapan yakni pembuatan rak bibit transplantasi sebanyak 32 rak yang terdiri dari 30 rak berukuran 1 x 1 meter dengan jumlah 16 bibit karang pada setiap rak dan 2 rak jemur berukuran 2 x 1 meter dengan jumlah 54 bibit karang pada setiap rak. Sehingga jumlah total bibit yang disiapkan sebanyak 588 bibit karang.

Peletakan rak bibit transplantasi sebanyak 32 rak pada lokasi CSC yang berada pada koordinat 2°12’0,75″ LU dan 118°35’25,4″ BT, direncanakan dan inisiasi oleh BPSL dengan luas 0,65 Hektar.

Andry mengajak para pemangku kepentingan dan instansi terkait untuk tetap berkontribusi dalam melakukan transplantasi terumbu karang terutama di wilayah yang telah di inisiasi oleh BPSPL Pontianak. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan monitoring hasil transplantasi terumbu karang seperti pembersihan bibit terumbu karang di CSC dalam masa pertumbuhan bibit terumbu karang.
(YOE)

Idul Adha 1442H SatuAcehNews
  • Bagikan
Subscribe for notification