fbpx

Mahasiswa Lhokseumawe Kecam Kekerasan pada Aktifis PMII

232

SatuAcehNews – Aktifis mahasiwa Lhokseumawe, Imaduddin mengecam tindak represif aparat kepolisian pada aksi mahasiswa.

Imaduddin yang pernah menjabat sebagai ketua umum Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Lhokseumawe mengecam tindakan kekerasan aparat kepolisian terhadap aktivis PMII Pamekasan yang melakukan aksi tolak tambang ilegal di depan Kantor Bupati Pamekasan, pada Kamis (25/06/2020).

“Kami mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum institusi Polri, terkhusus Polres Pamekasan,” tegas pria yang kerap di sapa Imam Pase.

Sahabat Imam selaku demisioner PMII Kota Lhokseumawe mengungkapkan, bahwa seharusnya pihak kepolisian bisa mengayomi dan memberikan rasa aman dan nyaman dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan amanat undang-undang Negara Republik Indonesia. Namun kenapa justru melakukan tindakan represif terhadap aksi PMII Pamekasan.

“Dengan alasan apapun, pemukulan terhadap massa aksi tidak bisa dibenarkan”, ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa aksi tolak tambang tersebut murni berangkat dari kegelisahan dan aspirasi masyarakat daerah pertambangan. Serta ia menilai Polres Pamekasan tidak tegas dalam penindakan soal tambang ilegal di Pamekasan.

Imam, menegaskan terjadinya tindak kekerasan tersebut menjadi bukti bahwa Kapolres Pamekasan telah kehilangan kendali dalam mengontrol aparat kepolisian yang ada di bawah komandonya.

“Kapolres Pemekasan adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas terjadinya tindak kekerasan pada aksi hari ini,” terangnya.

Lebih jauh, sahabat imam mendesak Kapolda Jatim untuk menindak tegas Kapolres Pamekasan dan bertanggungjawab dalam mengusut tindakan represif pengamanan massa aksi.

“Kami mendesak Kapolda Jatim untuk mengusut tuntas tindakan represif aparat keamanan pada massa aksi dan memberi sanksi terhadap oknum polisi tersebut agar hal serupa tidak pernah terjadi lagi di daerah mana pun, apabila pernyataan ini tidak di indahkan maka kami tinggal menunggu intruksi dari pengurus besar PMII untuk melakukan aksi di daerah kabupaten-kota yang ada di Indonesia, pungkasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More