PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

OPINI – Parade Gowes Tour De Aceh 2022 Etape Tak Hiraukan Syariat

WhatsApp Image 2022 05 18 at 11.28.32 AM OPINI - Parade Gowes Tour De Aceh 2022 Etape Tak Hiraukan Syariat
PRUcerah Prudential Syariah
Oleh : Muhammad Iqbal*
SatuAcehNews | Saya selaku mahasiswa UIN Ar Raniry ikut menyayangkan kegiatan parade Gowes Tour de Aceh 2022 etape yang tidak menghiraukan tata laksana cara berpakaian di Aceh, padahal acara ini diselenggarakan langsung oleh instansi pemerintah dan unit usaha dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi dan promosi wisata Aceh dengan bertemakan Aceh Glorious atau pusaka Agung Aceh dibeberapa wilayah di Aceh.
Wilayah Aceh khususnya Kota Banda Aceh merupakan pusat sentral dan promotor syariat Islam, seharusnya semua pihak dapat menghargai aturan-aturan syariat Islam di Aceh termasuk pihak luar baik laki-laki ataupun perempuan tidak memandang bulu baik dia pejabat, pengusaha, ataupun artis.
WhatsApp Image 2022 05 18 at 11.28.32 AM OPINI - Parade Gowes Tour De Aceh 2022 Etape Tak Hiraukan Syariat
Pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama sepakat menjaga syariat Islam ini yang dimiliki dengan perjuangan darah. Dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang Aqidah, Ibadah, Syiar Islam pasal 13 ayat (2) berbunyi: pimpinan Instansi pemerintah, lembaga Pendidikan, badan usaha dan atau institusi masyarakat wajib membudayakan busana Islami dilingkungannya.
Maka apabila ditemukan pelanggaran, masyarakat dapat menegur secara langsung (social control) dan atau melaporkan kejadian kepihak berwajib Satpol PP dan WH, pelanggaran ini dapat dijatuhkan hukuman yang diatur dalam pasal 23 berbunyi: Barang siapa yang tidak berbusana Islami sebagaimanan dimaksud dalam pasal 13 ayat 1 dipidana dengan hukuman ta’zir setelah melalui proses peringatan dan pembinaan wilayatul Hisbah. Satpol PP dan WH juga harus bertidak cepat dan tegas dalam hal ini dan tidak mamandang bulu pelanggar baik pejabat, pengusaha, masyarakat atau bahkan mahasiswa yang memakai pakaian tidak sesuai syariat, melihat akhir-akhir ini sudah banyak sekali ditemukan laki-laki memakai celana pendek dan perempuan menggunakan pakaian ketat, kritikan ini ditulis karena rasa kasih sayang kita dan guna mejaga marwah daerah Aceh tercinta. (RED/AFA)
Banda Aceh, 18 Mei 2022
*Ketua Aksi dan Propaganda Asosisasi Mahasiswa Hukum Tata Negata se-Indonesia (Mahasiswa UIN Arraniry Bnada Aceh)
SimpleWordPress