Lagi, Harimau Sumatera Berkeliaran dan Terkam Sapi Warga Aceh Timur

  • Bagikan
Sapi diterkam harimau
Luka bekas diterkam harimau yang dialami seekor sapi milik warga.

SatuAcehNews | Aceh Timur – Seekor Harimau Sumatera liar kembali berkeliaran di pemukiman warga di Dusun Emplasmen Desa Julok Rayeuk Selatan, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, sejak Selasa (30/03/2021) malam.

Sekretaris Desa (Sekdes) Julok Rayeuk Selatan, Tusno, kepada SatuAcehNews mengatakan Harimau tersebut sempat memasuki kandang sapi milik Saifuddin (62) dan Mahliadi (53). Saifuddin, kata Tusno, melihat sapinya hendak dimangsa Harimau.

“Awalnya Saifuddin mendengar suara berisik dari kandang sapi miliknya yang tak jauh dari rumahnya. Lalu, ia mengambil senter untuk melihat perihal dari suara itu. Ternyata seekor Harimau terlihat hendak memangsa sapi miliknya di kandang,” ujar Tusno, Kamis (01/04/2021).

Dalam suasana takut Saifuddin mencoba mengusir Harimau yang diduga berjenis kelamin jantan, dengan cara mengandalkan alat seadanya dan berteriak. Beruntung selang beberapa menit Harimau itu meninggalkan kandang sapi milik Saifuddin dan tidak memangsa sapi miliknya.

Namun, keesokan malamnya pada Rabu malam (31/03/2021) sekitar pukul 20:30 WIB, Harimau yang sama kembali mendatangi kandang sapi milik warga. Kali ini, hewan buas itu mendatangi kandang sapi milik Mahliadi yang lokasinya sangat dekat dengan kediamannya.

“Pada Rabu malam Harimau mendatangi kandang sapi milik Mahliadi. Disitu Harimau mencoba memangsa sapi miliknya, namun selang beberapa menit kemudian Harimau pun berhasil diusir dan meninggalkan kandang sapi. Hingga kini, terdapat bekas luka cakaran Harimau pada sapi warga,” imbuh Tusno.

Terkait hal ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sempat mendatangkan Pawang Harimau Sumatera asal Meulaboh, Aceh Barat, yaitu Tgk. Syarwani Sabi atau Kek Carwani pada 14 Maret 2021 didampingi Tim Resort 12 KSDA, Resort 11 KSDA, WCS (Wildlife Conservation Societ), PTPN III Julok Rayeuk Selatan, dan warga.

Kedatangan Pawang berusia 84 tahun itu guna melakukan ritual pengusiran Harimau Sumatera disertai doa bersama. Usai melakukan itu, Kek Carwani memberikan arahan kepada warga setempat yang intinya menunggu perkembangan selama 15 hari sejak ritual dilakukan, apakah Harimau itu kembali atau tidak. (CSB)

Nasir Djamil Aceh Satu
  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.