fbpx

Negeri Bollywood Kocar Kacir Efek Lockdown

Imbas Lockdown di India Para Buruh Kembali ke Desanya

120

SatuaAcehNews – Lockdown di India telah menimbulkan kekacauan sejak diterapkan Selasa (24/03/2020) dan masih akan berlanjut hingga 21 hari setelahnya.

Lockdown India mencakup negara-negara bagian dengan banyaknya perbatasan yang ditutup. Imbasnya adalah terbatasnya pergerakan warga.

Di New Delhi, beberapa bus masih beroperasi tetapi hanya diperbolehkan untuk pemegang izin pemerintah. Polisi dan militer wajib menghentikan kendaraan pribadi yang melintas. Kereta api juga membatalkan layanan kecuali kereta kota dan kereta barang sampai 31 Maret lalu. Penerbangan internasional sudah dilarang beroperasi sejak sepuluh hari yang lalu. Sekolah, fasilitas hiburan, bahkan monument seperti Taj Mahal telah ditutup.

Para pekerja imigran di kota besar di India tidak memiliki cukup uang untuk bertahan hidup karena upah dibayar harian. Ditutupnya pabrik-pabrik industri dan perkantoran mengakibatkan banyaknya buruh yang kehilangan pekerjaan.

Para buruh ini biasanya tinggal di apartemen sempit, bekerja berjam-jam untuk beberapa dollar sehari, dan tanpa jaminan sosial.

Operasional transportasi umum terhenti menyebabkan sebagian besar pekerja migran terpaksa pulang ke desanya dengan berjalan kaki. Mereka terpaksa pulang daripada bertahan dan mati kelaparan. Dengan sedikit uang dan makanan, mereka berjalan kaki menuju desanya masing-masing meskipun restoran dan rumah makan tutup sepanjang jalan.

Selain itu, rumah sakit menyatakan kelangkaan stok masker N-95 dan alat pelindung diri (APD). Ventilator juga terbatas di India.

Untuk mengatasi kekacauan ini, Pemerintah India menganggarkan dana stimulus sebesar 22,6 miliar dollar AS pada Kamis (dua hari setelah PM Narendra Modi mengumumkan lockdown selama 21 hari). Hal yang dilakukan di antaranya, mendistribusikan 5 kg gandum atau beras untuk setiap orang secara gratis tiap bulan, dengan tambahan 1 kg untuk setiap keluarga berpenghasilan rendah. Menyediakan makanan ke sekitar 800 juta warga miskin selama tiga bulan ke depan. Menyalurkan tabung gas gratis ke 83 juta keluarga miskin. Transfer tunai satu kali untuk 30 juta warga lanjut usia sebesar 13,31 dollar AS dan untuk 200 juta wanita miskin mendapat 6,65 dollar AS per bulan selama 3 bulan ke depan. Serta alokasi dana 66.000 dollar AS untuk setiap pekerja kesehatan di garis depan, dokter, perawat, paramedis hingga yang terlibat dalam layanan sanitasi. (WNM)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More