fbpx

Koordinator PKH Aceh Utara Klarifikasi Tentang Muhammad Yunus

89

SatuAcehNews – Koordinator Kabupaten (Korkab) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Aceh Utara Jafriadi mengklarifikasi pemberitaan di salah satu media online pada Sabtu tanggal 18 April 2020 www.wajahnusantara.com dengan judul “Disinyalir Rangkap Jabatan Serta Lakukan Pungli, Oknum Petugas PKH Gampong Matang Ben Arogan Terhadap Wartawan”, Minggu (19/4/2020).

Jufriadi dalam rilisnya Kepada SatuAcehNews Mengatakan “Atas Pemberitaan tersebut Kami perlu melakukan klarifikasi sesuai dengan data dan fakta dilapangan demi menjaga nama baik SDM PKH Aceh Utara, maka dengan ini kami tegaskan bahwa:
Pertama, Muhammad Yunus bukan Pendamping PKH Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara sebagaimana diberitakan media online tersebut. Muhammad Yunus Berdasarkan Pengamatan dan Penilaian Kami Masih sangat Layak Mendapatkan Bantuan PKH karena Masih Memiliki Anak dalam Usia Didik dan Masuk keluarga Miskin, Rumah yg direaless di Media Online Tersebut juga Bukan Rumah M. Yunus”.

Jangankan Tanah Luas Di Kabupaten Aceh Utara saja tidak ada nama Pendamping PKH atas nama M. Yunus.

Hasil penelusuran kami bahwa M. Yunus sebagaimana dimaksud media online tadi Merupakan Suami dari KPM PKH di Gampong Matang Ben Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara.

Kemudian Perlu kami Tegaskan bahwa Haram Hukumnya Pendamping melakukan Pungli terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, Pungli sangat tdk dibenarkan, setiap kali melakukan Kunjungan Lapangan dan Kita terus mengevaluasi Laporan Masyarakat Terkait Pemberitaan dan Pengaduan terhadap kinerja Pendamping ternyata setelah kita Klarifikasi hal ini tdk kita temukan, jika kita temukan pasti kita tindak tegas, Tuturnya.

Perlu kita ketahui bahwa Bantuan PKH ditransfer langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing penerima PKH melalui himpunan bank-bank negara (Himbara), salah satunya adalah bank BRI, dan KPM PKH dapat menarik sendiri di Bank, ATM serta BRILink.

Sejauh ini dalam Media online tersebut tidak meminta klarifikasi terlebih dahulu ke pendamping PKH, Koordinator Kecamatan (Korcam) atau ke Korkab PKH Kabupaten Aceh Utara sebelum merealess berita tersebut yang membuat gaduh banyak pihak. Tentunnya kami sangat Kecewa dan Berharap Media online tersebut merealess Berita klarifikasi sehingga tidak mencemarkan nama baik SDM PKH Aceh Utara. Selama ini kami sangat terbuka dengan Media Online Maupun Media Cetak, Kemudian Muncul berita ini seolah-olah kami Arogan dan Tertutup padahal Orang yg dimaksud bukan Pendamping PKH kita.

Demikian klarifikasi dan penyampaian tegas ini kami sampaikan dalam menjaga nama baik SDM PKH Aceh Utara, Aceh dan Indonesia”. Tutup Jafriadi. (MLN)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More