fbpx

Antisipasi Penyebaran Covid-19 dari Pendatang ke Aceh Barat, Polsek Meureubo Dirikan Posko

2.267

SatuAcehNews – Penyebaran Virus Corona yang kemudian dikenal sebagai Covid-19 tidak lagi dianggap enteng. Virus mematikan ini telah mewabah hampir ke seluruh negara di dunia. Mengantisipasi hal tersebut, Kepolisian Sektor Meureubo telah mendirikan Posko Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Kapolsek Meureubo Ipda Suherman yang berada di lokasi memaparkan tentang kesiapan anggotanya dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 ini. Posko ini dimaksudkan untuk memeriksa para pendatang dari luar Aceh Barat yang akan menuju Kota Meulaboh.

“Di Kecamatan Meureubo telah kita dirikan posko untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di Aceh Barat. Jadi para pendatang kita ‘hadang’ disini sebelum masuk Kota Meulaboh,” Ipda Suherman menjelaskan.

“Jangan sampai ada pendatang misalnya dari Jakarta yang sudah terinveksi Covid-19 bisa masuk ke Kota Meulaboh. Jadi dari sini kita bisa pantau para pendatang tersebut,” lanjut Suherman.

Kepala Puskesmas Meureubo Ilham Kamaruzzaman yang juga berada di lokasi Posko menjelaskan bahwa posko tersebut untuk memantau mobilitas penduduk yang melintas di Aceh Barat khususnya yang dari Nagan Raya. Sedangkan tenaga medis yang bertugas di Posko diisi oleh 3 puskesmas yaitu Puskesmas Meureubo, Puskesmas Kaway XVI, dan Puskesmas Samatiga.

“Posko ini buka 24 jam. Kita bagi dalam 2 shift. Jadi ini sampai jam 20.00 malam dilanjutkan oleh tim yang bertugas hingga pukul 08.00 esok pagi. Besoknya diganti oleh Puskesmas Kaway XVI, dan seterusnya secara bergiliran,” Ilham menjelaskan.

“Pendatang akan kita periksa suhunya, kita catat nama, asal, dan tujuannya. Jika nanti ditemukan ada pendatang yang menunjukkan tanda-tanda terpapar, akan dilaporkan ke Puskesmas Meureubo untuk kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh Barat. Identitas tersebut untuk memudahkan saat isolasi mandiri nantinya,” Ilham Kamaruzzaman melanjutkan.

Posko juga melibatkan organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Barat sebagai bantuan komunikasi. Salah seorang relawan RAPI yang bertugas, Akhyarul Ikhtisar (JZ01EYL) menjelaskan fungsi RAPI di posko Covid-19 ini.

“RAPI diminta sebagai bantuan komunikasi pada penanggulangan Covid-19. Sesuai arahan Ketua RAPI Aceh Barat TR Samidan (JZ01EMN), jika ada update terbaru, kita langsung komunikasikan melalui radio kepada penanggung jawab di level yang lebih tinggi, dalam hal ini Bupati Aceh Barat Bapak Ramli,” terang Akhyar.

Ajak Partisipasi Masyarakat

Kapolsek Meureubo Ipda Suherman mengajak masyarakat Aceh Barat turut berpartisipasi dalam mengurangi sebaran wabah Corona ini.

“Kita minta warga untuk tidak mudik dulu. Jangan sampai virus Corona ini tersebar semakin luas karena saudara-saudara kita yang mudik menyambut bulan suci Ramadhan dan lebaran Idul Fitri. Kita tidak tau sampai kapan wabah ini akan menyerang kita,” pinta Suherman.

“Alhamdulillah, kita dibantu oleh tim medis dari Puskesmas serta aparat TNI. Kita lihat juga beberapa elemen masyarakat tampak berperan serta di posko ini. Ada yang mengantarkan suplemen kesehatan, air mineral, masker, makanan, dan lainnya. Kita mengajak mari sama-sama kita antisipasi wabah ini. Bantu kami dengan disiplin menjaga jarak, menggunakan masker, tidak kumpul-kumpul, dan tidak perlu keluar rumah jika tidak perlu,” lanjut Suherman mengharapkan kerjasama masyarakat memerangi Virus Corona ini.

Tampak di lokasi pengusaha Alpenland Management Yan Anwar San menyerahkan bantuan kepada petugas berupa air mineral, makanan ala kadarnya, serta masker. Begitu juga terlihat perwakilan ExtraJoss menyerahkan bantuan berupa suplemen kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh para petugas yang saat ini sedang bertugas.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ucapan 300-2
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More