fbpx

Pandemi Covid-19 Jadi Alasan Kemenkumham Bebaskan Napi Koruptor

280

SatuAcehNews – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membebaskan sejumlah narapidana kasus korupsi. Pandemi Covid-19 menjadi alasan Kemenkumham untuk membebaskan napi koruptor dengan alasan demi keselamatan narapidana.

“Kebrobokan dan kesalahan berpikir dalam situasi ini dapat memperkeruh situasi, bukannya mengatasi,” kata Imaduddin, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh.

Apabila dilihat dari segi paparan Covid-19, tempat di lembaga pemasyarakatan (Lapas) justru paling aman untuk isolasi agar tidak terpapar virus dari Wuhan itu.

“Kebijakan pemerintah ini perlu dipikirkan dan ditinjau ulang. Sebab, kehidupan para napi di Lapas justru lebih aman ketimbang mereka dibebaskan hidup di tengah lingkungan masyarakat,” tambah pria yang akrab disapa Imam ini.

Lingkungan masyarakat sendiri juga sudah tidak aman karena Covid-19 tengah menghantui mereka. Jadi, dengan keberadaan napi yang berada di luar Lapas, justru nyawa para napi ini semakin terancam ketimbang berada di dalam Lapas.

“Kalau memang harus dibebaskan, maka pihak pemerintah harus memperhatikan apakah lebih besar manfaatnya atau mudharatnya. Tetap harus mengindahkan aturan dan hukum yang berlaku,” tutup Imam.

Seperti diberitakan baru-baru ini, Kemenkumham telah membebaskan 22.158 lebih narapidana. Tentu ini menjadi masalah serius bagi masyarakat di tengah pandemi corona.

Citizen Journalism
Imaduddin

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More