fbpx

Dokter Ai Fen Dikabarkan Menghilang

Dokter Ai Fen dan Dokter Li Wenliang

132

SatuAcehNews – Dokter Ai Fen, Direktur Departemen Darurat Rumah Sakit Wuhan, yang pertama kali mengungkap virus corona kini dilaporkan menghilang.

Semua bermula pada 30 Desember 2019, ketika dokter Ai melihat banyak pasien dengan gejala mirip flu namun tidak bisa ditangani dengan pengobatan biasa. Kemudian, dia mendapatkan hasil laboratorium. Salah satunya dicantumkan sebuah kalimat ‘SARS coronavirus’.

Ia pun mengirimkan hasil itu dengan membagikan foto hasil laboratorium itu kepada mantan teman sekelasnya di kedokteran yang bekerja di rumah sakit lain. Bahkan ia sempat memanggil koleganya dari departemen pernapasan yang kebetulan lewat di depan ruangannya.

Setelah dia mengunggah hasil diagnosis pasiennya di WeChat dengan keterangan ‘virus corona SARS’, tak lama kemudian foto tersebut tersebar di kalangan tenaga medis. Termasuk oleh mendiang dokter Li Wenliang yang meninggal karena terpapar Covid-19 ketika berjuang merawat para pasien pada 7 Februari 2020 lalu. Dokter Li Wenliang sempat menyuarakan kekhawatirannya akan virus yang kini membunuh lebih dari 47.000 orang di dunia itu.


Dikabarkan 60 Minutes Australia, dokter Ai tidak terlihat lagi setelah memberikan wawancara kepada People yang mengkritik manajemen rumah sakit dalam merespons temuannya. Sebab tak lama setelah wawancara itu tayang dan kemudian dihapus, dokter Ai mengunggah sebuah gambar disertai keterangan di akun Weibo-nya.

Dalam wawancara sebelum dia menghilang, ia mengaku menyesal tidak lebih berani menyuarakan informasi mengenai virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu. Ia menuturkan juga, dua hari setelah tersebar berita itu ia mendapat ‘teguran keras yang tak pernah terjadi sebelumnya’ dari Komisi Disiplin Rumah Sakit Pusat Wuhan. Ia dianggap ‘menyebarkan rumor’ dan ‘merusak stabilitas’.

“Andai saya tahu akhirnya bakal begini, saya tak peduli dengan hukuman. Saya akan terus menyuarakannya kepada siapapun,” ucap dokter Ai.

Kini, belum ditemukan keberadaannya setelah unggahan terakhirnya di Weibo. “Sebuah sungai, jalan, jembatan, dan jam yang berdentang,” kata Ai di Weibo, Rabu (01/04/2020). (WNM)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More