Rusak Situs Sejarah, GASS Ajak Demo Kantor Walikota Banda Aceh

  • Bagikan

SatuAcehNews – Banda Aceh | Sehubungan dengan adanya pembangunan proyek IPAL di Banda Aceh tepatnya di Gampong Pande, mengingat di gampong tersebut terdapat banyak situs sejarah yang berada di lokasi pembangunan IPAL, seharusnya Pemerintah Kota Banda Aceh harus melestarikan sejarah-sejarah yang ada di lokasi tersebut, bukan malah menghancurkan atau merusak, Ahad, (21/03/2021).

Maka dari itu, kami akan gas aksi ke Kantor Walikota Banda Aceh melihat masyarakat banyak yang menolak proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tersebut dan kami pastikan pada tangggal 22 Maret 2021 akan menggelar aksi didepan Kantor Walikota Banda Aceh.

“Kami sudah lakukan konsolidasi, diskusi dan juga sudah memasukkan surat pemberitahuan aksi ke Polresta Banda Aceh dan kami sudah 99% siap untuk melawan kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh yang tidak berpihak kepada rakyatnya,” ungkap Aiman selaku Korlap Aksi Gerakan Aneuk Sadar Sejarah (GASS).

Dan kami harapkan juga kepada masyarakat Kota Banda Aceh untuk ikut hadir melawan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap masyarakat.

“Bangsa yang paling bodoh adalah bangsa yang lupa akan sejarah,” ucap Aiman.

“Walikota harus pro terhadap sejarah-sejarah yang ada di Koetaradja ini, dan pemerintah harus melestarikan sejarah yang ada supaya tidak ada kekeliruan kedepannya oleh masyarakat terhadap sejarah, dan tidak lupa akan sejarah,” tambahnya.

Walaupun ada isu itu bukan makam para Raja dan tokoh ulama, pemerintah juga harus melestarikannya, apalagi di Gampong Pande.

“Dan kami yakinkan dengan dibatalkan pada tahun 2017 itu menguatkan bahwa disitu adalah makam sejarah,” tutupnya. (PR/AFA)

Nasir Djamil Aceh Satu
  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.