Insentif, Subsidi, dan Ragam Bantuan Untuk Petani Nelayan Agar Indonesia Terbebas dari Belenggu Impor

  • Bagikan
Jacob Ereste

PEMERINTAH harus lebih agresif memberi insentif dan bantuan kepada petani Indonesia agar ketahanan dan kedaulatan pangan dapat segera tercapai dan Indonesia bisa terbebas dan luput dari ketergantungan dan jeratan produk bahan pangan impor.

Insentif, subsidi dan segala bentuk bantuan yang bisa diberikan pemerintah kepada petani Indonesia pada saat pandemi Covid-19 masih terus mewabah, akan lebih baik dilakukan secara maksimal kepada petani Indonesia agar dapat segera meningkatkan produktifitasnya dalam segenap bentuk usaha terkait dengan menggarap lahan pertanian untuk lahan pertanian yang sudah dilakukan maupun lahan baru yang akan dikelola kemudian.

Petani yang sudah tidak aktif pun dapat digerakkan termasuk mereka yang telah alih pekerjaan, supaya semua kebutuhan pangan pokok teratasi dan bisa tersedia pada setiap musim panen.

Semua petani yang mendapat bantuan dari pemerintah bisa diarahkan mulai dari memilih jenis tanaman seperti padi, kacang kedelai, jagung serta pilihan jenis tanaman lain yang dapat mengganti bahan pangan impor agar dapat segera dihentikan. Dan pemerintah sendiri harus menyerap semua hasil panen petani itu untuk dijadikan stock pangan yang diperlukan pada saat dibutuhkan.

Adapun bahan pangan pokok yang perlu mendapat perhatian ekstra itu terutama adalah beras, kacang kedelai, jagung, gula dan garam serta ikan serta hasil laut lainnya.

Karena itu insentif, subsidi dan segala bentuk bantuan bagi petani dan nelayan juga harus dapat membebaskan petani dari ijon dan rentenir yang acap membuat petani dan nelayan terlibat hutang atau jadi tergantung serta digantung oleh pelaku ijon dan para rentenir serta lintah darat. Yang tidak kalah penting, petani dan nelayan Indonesia pun tidak semakin terpuruk dan abadi kemiskinan mereka.

Insentif, subsidi serta beragam macam bantuan yang perlu diberikan oleh pemerintah kepada petani dan nelayan Indonesia itu kelak pasti dapat segera mengatasi kemiskinan yang mengungkung mereka bila mau serius dilakukan dengan cara melibatkan semua aparat atau instansi terkait secara maksimal berikut pengawasan dan penilaian serta penghargaan yang layak bagi semua petugas pemerintah yang terlibat langsung di lapangan.

Reward and funishment untuk petani dan petugas yang terkait dengan pertanian di lapangan perlu diberikan untuk merangsang dan memompa gairah mereka agar bisa lebih memiliki
semangat dalam membangun kemandirian dan kedaulatan pangan bagi bangsa dan negara Indonesia yang harus segera terbabas dari sikap ketergantungan pada impor pangan dari negara asing. Sebab sudah saatnya bangsa dan negara Indonesia dapat mandiri dan berdaulat atas pangan yang dihasilkan oleh petani Indonesia sendiri.

Jakarta, 28 Maret 2021

Oleh Jacob Ereste

Nasir Djamil Aceh Satu
  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.