Habib Rizieq Serukan Lawan Kezaliman

  • Bagikan
Ibhrs_habib_rizieq
Dari dalam mobil tahanan, Imam Besar Habib Rizieq menyerukan lawan kezaliman.

SatuAcehNews – Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyerukan pengikutnya untuk lawan kezaliman dan tegakkan keadilan. Seruan tersebut beliau teriakkan kepada media setelah selesai sidang pembacaan nota keberatan di Pengadilan Jakarta Timur.

“Terima kasih kepada majelis hakim, para jaksa penuntut umum, para pengacara saya, terima kasih banyak,” ucap Habib Rizieq, Jumat (26/3) saat beranjak dari kursi terdakwa sehabis membaca nota keberatan.

Suaranya masih terdengar jelas meski ia telah membacakan nota keberatan dari pukul 09.20 WIB.

Selanjutnya beliau menyalami para pengacaranya dan duduk di bangku yang lain.

Tak lama setelah itu, ia dihampiri oleh dua orang jaksa untuk mengantarnya masuk ke mobil tahanan.

Belum sampai keluar gerbang PN Jaktim, mobil yang membawa mantan pentolan FPI itu berhenti.

Dari dalam mobil tampak Rizieq menggunakan baju dan serban serba putih.

“Lawan kezaliman, jangan berhenti!” ucapnya kepada awak media sambil mengepalkan tangannya sebagai simbol perlawanan.

Habib Rizieq mengulang seruan itu sampai dua kali. Ia melambai-lambaikan tangannya sebelum mobil itu kembali melaju.

“Lawan kezaliman, lawan kezaliman jangan berhenti. Lawan kezaliman tegakan keadilan,” teriaknya lantang kepada warga dari balik mobil tahanan.

Sekitar pukul 17.50 mobil tahanan itu melaju dari arah belakang Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Lokasi yang dituju yaitu rumah tahanan Bareskrim Polri.

Sidang pembacaan eksepsi tersebut berjalan cukup kondusif. Sidang akan dilanjutkan pada Senin (30/03/2021) mendatang. Sidang pekan depan itu beragendakan tanggapan jaksa penuntut umum atas eksepsi dari terdakwa dan penasihat hukum.

Habib Rizieq Shihab diadili atas tiga kasus pidana yang menjeratnya saat ini. Kasus tersebut adalah kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan (nomor perkara: 221/Pid.B/2021/PN.Jkt.Tim); kasus dugaan terkait tes swab di RS Ummi Bogor (nomor perkara: 225/Pid.B/2021/PN.Jkt.Tim); serta kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung (nomor perkara: 226/Pid.B/2021/PN.Jkt.Tim).

Nasir Djamil Aceh Satu
  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.