fbpx

Kontrak Tak Jelas, THL RSU Cut Nyak Dhien Tolak Tandatangan

1.338

SatuAcehNews – Para Perawat Tenaga Harian Lepas (THL) di RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh menolak menandatangani kontrak perjanjian kerja yang dikeluarkan oleh manajemen RSU.

Pantauan SatuAcehNews hingga siang ini suasana kerja di RSU milik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ini masih belum terlihat normal. Para pegawai Tenaga Hasian Lepas khususnya perawat kasak-kusuk mengenai kepastian masa depan mereka. Hingga kemarin, kontrak kerja yang semestinya sudah diperbaharui 1 Januari 2020 belum juga diterima.

Itu artinya sudah 2 bulan THL belum menerima gaji, yaitu bulan Januari dan Februari 2020.

Salah seorang THL di sebuah ruang rawat di RSU Cut Nyak Dhien mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja manajemen rumah sakit. Sambil memperlihatkan dokumen Surat Perjanjian Kerja antara Direktur RSU Cut Nyak Dhien dr. H. M. Furqansyah dengan dirinya sebagai tenaga medis perawat.

“Bagaimana kami mau tandatangani perjanjian kerja ini. Masak kami ga jelas digaji berapa,” ucapnya dengan lirih.

Ada rasa khawatir terpancar dari sorot matanya. Terlebih surat perjanjian kerja tersebut hanya berlaku selama 6 bulan, atau berakhir pada Bulan Juli 2020. Kurang dari 4 bulan lagi, tidak ada yang bisa memastikan apakah dirinya masih kerja di RS Cut Nyak Dhien atau tidak.

Besaran nominal gaji juga tidak ditulis dengan jelas. Hanya tertulis akan dibayar intensif atau jasa pelayanan sesuai aturan, sedang aturan yang dimaksud juga tak jelas.

“Di surat ini cuman ditulis gaji kami di bulan Januari 2020 sebesar 1 juta. Untuk bulan depannya gada ditulis berapa. Kalo cuman digaji 20ribu, kan bisa aja orang itu,” lanjut perawat ini kesal.

Kontrak THL RSU Cut Nyak Dhien
Kontrak kerja THL RSU Cut Nyak Dhien yang tidak menuliskan besaran gaji mendapat penolakan.

Memang dalam surat perjanjian tersebut pada pasal 5 Sistem Penggajian ayat 2 ditulis “Khusus gaji Bulan Januari 2020 dibayarkan sebesar 1.000.000 (satu juta rupiah) untuk selanjutnya dibayarkan intensif atau jasa pelayanan sesuai aturan”.

Ketentuan ini yang sangat sulit diterima oleh para perawat THL karena tidak ada kepastian besaran gaji untuk bulan Februari 2020 dan bulan-bulan seterusnya.

Menyikapi dinamika yang terjadi tersebut, pihak Manajemen Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien melakukan rapat untuk mengevaluasi draft surat perjanjian kerja. (AA)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More