fbpx

Jihad Media untuk Bangsa, Lawan COVID19

111

Media di Indonesia saat ini sedang bekerja pada berbagai platform untuk berbagi dengan dunia mengenai informasi tentang Covid19 dalam mengatasinya. Sebuah inisiatif berjamaah dari para awak media untuk menyebarkan berbagai literasi yang edukatif secara masif. Dalam upaya yang berkelanjutan untuk terus memerangi penyebaran virus tersebut dan berita hoax yang memperkeruh informasi di Indonesia dengan tagar #MediaLawanCovid19.

Melalui kerja berjamaah ini, diharapkan berbagai pesan penting dalam upaya memerangi penyebaran Covid19 dapat tersebar luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara cepat. Dengan pola ini, maka diharapkan materi publikasi edukasi yang tersedia dapat berlipat ganda dan dapat dimanfaatkan oleh semua media internasional, nasional maupun lokal. Dengan begitu, penyebaran konten edukasi tetap dapat berjalan masif, di tengah berbagai keterbatasan tenaga dan sarana kerja akibat diterapkannya kebijakan bekerja dari rumah.

Ada berbagai topik materi edukasi yang telah dibuat. Mulai dari pesan jaga jarak, deteksi dini, dan upaya pencegahan, pengobatan dan penanganan penderita Covid19, hingga kolaborasi dan berbagai info penting lainnya, seperti rumah sakit rujukan, prosedur tes, dan pengobatan. Ini menjadi rujukan masyarakat awam dalam mengambil informasi untuk keluarga.

Jika kita mengutip worldometers, jumlah kasus global per 24 Maret 2020 adalah 392.440 kasus. Sedangkan di Indonesia, sampai hari Selasa 24 Maret 2020 pukul 19.40 WIB, terdapat 686 kasus konfirmasi dengan jumlah kematian 55 kasus dan 30 kasus sembuh. Kondisi wabah Covid19 ini sudah sangat mengkhawatirkan, karena dapat saja semakin meluas dan memporak porandakan kehidupan normal masyarakat Indonesia dalam berbagai bidang terutama politik, ekonomi, sosial, budaya, dan kesehatan.

Dalam upaya penanggulangan virus ini, tentu dibutuhkan kesikapan dan ketegasan pemerintah baik dari pusat maupun daerah. Media dapat berperan secara sungguh-sungguh sebagai wadah informasi. Sebab media tidak hanya menjalankan fungsi sebagai sumber hiburan semata, tetapi juga fungsi yang lain. Seperti keadaan genting saat penanggulangan wabah Covid19 ini. Media harus mempunyai sikap terpuji, luhur, tanpa pamrih dan sistematis, serta bertanggung jawab dalam mengambil peran dan fungsi sebagai sumber informasi, literasi, edukasi, dan monitoring berkelanjutan.

Media  merupakan komunikator yang sangat ampuh jika kita bandingkan dengan bentuk komunikator lainnya dalam upaya memenangkan hati dan pikiran masyarakat. Kekuatan media yang mengkonstruksi realitas baru dan tidak ada satupun kekuatan dalam sistem sosial yang mempunyai kekuatan seperti media massa.

Semoga dengan ada gerakan media untuk literasi masyarakat dapat menjadi pencerahan dalam mengambil kebijakan dan keputusan, yang dimulai dari keluarga, komunitas, lingkungan tempat tinggal, kawasan kabupaten/kota hingga ke tingkat provinsi bahkan menjadi kebijakan nasional. Semua ini juga jangan pernah lepaskan akan ketergantungan kita pada Allah SWT, kita selaku makhluk senantiasa tetap berikhtiar, berdoa, ikhlas, dan terakhir kita harus tawakkal. Semoga kita menjadi salah satu agen jihad media yang berguna bagi ummat.

Adhifatra Agussalim
Masyarakat Awam

Aceh Darussalam, 24 Maret 2020/29 Rajab 1441 H

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More