fbpx

Dua Warga Kota Banda Aceh Positif Corona, Ketua DPRK dan Wali Kota Sepakat Lakukan Lockdown

290

SatuAcehNews – Dua warga Kota Banda Aceh dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid19) serta puluhan lainnya sudah berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar dan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menggelar pertemuan mendadak pada Jumat (27/03/2020) malam.

Isi pertemuan itu seperti dilansir dari Instagram captionaceh, ada 15 poin yang disepakati Farid Nyak Umar dan Aminullah Usman.

1. Kota Banda Aceh akan memberlakukan ‘partial lockdown’ atau lockdown lokal, terutama kawasan tempat tinggal pasien dan terpapar Covid19, serta kawasan yang sudah terdata ODP.

2. Karena Kota Banda Aceh sebagai Ibu Kota Provinsi Aceh, maka Wali Kota akan segera menyurati Pemerintah Aceh agar Kota Banda Aceh dapat diberlakukan lockdown serta mengusulkan lockdown untuk wilayah Provinsi Aceh.

3. Pemko Banda Aceh akan meminta kepada Pemerintah Aceh untuk mendesak pihak terkait agar Bandara Sultan Iskandar Muda ditutup. Ini penting dilakukan karena setiap harinya ada puluhan atau ratusan penumpang yang datang dari Jakarta sebagai kawasan suspect Covid19. Artinya setiap hari ada puluhan atau mungkin ratusan ODP akan masuk ke Kota Banda Aceh atau menyebar ke seluruh Aceh.

4. Pemko akan meminta kepada Pemerintah Aceh untuk mendesak pihak Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan agar terminal type A Batoh dibatasi atau ditutup, terutama untuk bus yang datang dari dan menuju Medan. Bus angkutan barang akan diperiksa secara selektif dengn melibatkan pihak terkait dan pihak keamanan.

5. Pintu masuk dari Pelabuhan Ulee Lheu akan diperketat pengawasannya, terutama untuk orang asing.

6. Pengawasan terhadap orang yang masuk melalui terminal L300 di Lueng Bata akan diperketat.

7. Terkait banyaknya pintu masuk ke Banda Aceh melalui pintu Kabupaten Aceh Besar, maka Pemko Banda Aceh akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Besar dengan melibatkan pihak TNI dan Polri.

8. Tim Siaga Bersama Penanggulangan Covid19 Kota Banda Aceh diminta untuk segera melakukan gerak cepat termasuk melakukan mapping (pemetaan) dampak dari pemberlakuan lockdown lokal dan lockdown total nantinya, seperti dampak ekonomi, sosial, keamanan, dan lain-lain.

9. Bagi sekolah yang berada di bawah kewenangan Pemko Banda Aceh yaitu PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat diperpanjang masa libur dan belajar di rumah hingga tanggal 1 Juni 2020.

10. Wali Kota akan meminta para camat untuk segera menginstruksikan para keuchik se Kota Banda Aceh untuk mempercepat pembentukan Tim Siaga Covid19 di setiap gampong, dengan memberlakukan ‘pageu gampong’, akan segera disusun SOP bagi warga yang baru datang dari luar kota serta bagi para tamu yang datang ke gampong, dan seterusnya.

11. Pemko melalui dinas terkait akan melakukan operasi pasar untuk memastikan ketersediaan kebutuhan warga, terutama sembako. Langkah ini penting dilakukan karena harga bahan-bahan sembako sudah mulai melonjak naik.

12. Perlu segera disiapkan kebutuhan RSU Meuraxa sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien suspek Covid19 seperti kesiapan tenaga medis dan paramedis, kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan alat pelindung diri (APD) yang standar bagi para tenaga kesehatan, dan lain-lain.

13. Dipandang perlu agar Pemko dapat menyiapkan sebuah tempat khusus (seperti mess atau penginapan) yang representatif bagi para tenaga medis dan paramedis yang menjalankan misi mulia penanganan pasien Covid19 di RSU Meuraxa sebagai RS milik Pemko Banda Aceh. Termasuk disediakan transportasi khusus antar jemput serta disiapkan segala kebutuhan yang diperlukan konsumsi dan lain-lain.

14. Tempat keramaian yang sudah diinstruksikan ditutup seperti warkop, cafe, dan lain-lain namun masih belum maksimal penerapannya maka akan dilakukan upaya secara persuasif oleh pihak terkait termasuk keamanan.

15. Proses sosialisasi dan edukasi terkait wabah virus Corona akan digencarkan dengan lebih maksimal, melalui jalur pemerintah dari kota ke kecamatan hingga gampong, serta memberdayakan mobil keliling milik Pemko. Ini penting dilakukan untuk membentuk kesadaran warga kota akan dampak dan bahaya dari Covid19. (WNM)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More