Tegas, Begini Respon Cek Bay Soal Pernyataan DPK KNPI Lhoksukon Terhadap Gedung Baru DPRK

  • Bagikan
Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Fraksi Partai Aceh, Nasrizal (Cek Bay)
Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Fraksi Partai Aceh, Nasrizal (Cek Bay)
Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Fraksi Partai Aceh, Nasrizal (Cek Bay)
Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Fraksi Partai Aceh, Nasrizal (Cek Bay)

SatuAcehNews – Aceh Utara | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, angkat bicara soal pernyataan Ketua DPK KNPI Lhoksukon, Mukhtaruddin, terkait komitmen sang dewan untuk menempati Gedung baru DPRK di kawasan Landing, Lhoksukon.

Sebagaimana pernyataan melalui keterangan tertulis oleh Mukhtaruddin kepada wartawan, pihaknya menantikan komitmen DPRK Aceh Utara untuk berkantor di Gedung baru tersebut. DPRK setempat, menurutnya pernah berjanji menempati gedung baru itu sejak Juni 2020.

Terkait hal ini, Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Fraksi Partai Aceh, Nasrizal atau Cek Bay, mengatakan bahwa Ketua DPR bukan asal janji saja. Namun berdasarkan fakta di lapangan sejak akhir tahun 2020, Gedung (kantor) dimaksud belum layak untuk ditempati.

“Awalnya berencana menempati Gedung baru di akhir 2020, namun Tim Teknis menyimpulkan gedung (DPRK) tersebut belum layak kami tempati lantaran kebutuhan DPRK belum memadai. Salah satunya listrik belum ada, intinya fasilitas kantor yang dibutuhkan DPRK belum terpenuhi,” ujar Cek Bay, Senin, (01/02/2021).

Ketua DPK KNPI Lhoksukon, Mukhtaruddin, menyebutkan bahwa di tahun 2020 DPRK pernah tiga kali berjanji akan berkantor di Lhoksukon yaitu pada bulan Juni, November, dan Desember.

“Sekali lagi DPRK berjanji akan berkantor di Ibukota pada akhir Desember 2020, namun lagi-lagi tidak ditepati,” cetus Mukhtaruddin.

Namun menanggapi hal tersebut, Cek Bay mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini juga masih menunggu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Artinya, jika belum selesai DIPA tentunya belum bisa dianggarkan untuk semua fasilitas maupun kebutuhan DPR.

“Jadi, seharusnya KNPI Lhoksukon tinjau ke lokasi dan coba lihat suasana disana. Dengan kendala hari ini secara teknis belum layak untuk ditempati, lagi pula saat ini kami masih menunggu DIPA yang kemudian diharapkan bisa dianggarkan untuk kebutuhan fasilitas DPR,” jelas Cek Bay.

Selain itu, sambung Cek Bay, di tahun 2020 adanya Refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, dan tanpa terduga memicu terhambatnya percepatan ditempatinya gedung baru DPRK terutama pada sisi pembangunan gedung itu sendiri. Sehingga, janji sebelumnya di tahun 2020 oleh Ketua DPRK Aceh Utara, meleset.

Secara tegas dirinya juga meminta kepada Dinas terkait untuk segera mempercepat pelaksanaan yang belum selesai. Hal ini pula menurutnya, tergantung pada dinas terkait bagaimana mekanismenya nanti yang dilakukan sehingga gedung DPRK bisa segera ditempati.

KNPI Lhoksukon dalam hal ini juga diharapkan dapat mengerti, karena keterlambatan ditempatinya gedung DPRK di Landing terjadi tanpa terduga seiring adanya Refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di tahun 2020. (CSB)

Nasir Djamil Aceh Satu
  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.