fbpx

Pemuda Aceh Utara Usul Pilkada Aceh Tetap 2022

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews – Pemuda Aceh Utara, Mahmadin, menginginkan Pilkada untuk Propinsi Aceh tetap dilaksanakan pada 2022. Menurutnya hal itu sesuai dengan kekhususan Aceh yang tertuang dalam Undang-undang Pemerintahan Aceh.

“Pasal 65 Ayat 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dengan tegas menyebutkan pelaksanaan Pilkada Aceh dilaksanakan setiap lima tahun sekali,” kata Mahmudin.

Ketua KNPI Kecamatan Nibong Aceh Utara ini akrab disapa Din Pang Teungoh menyampaikan hal tersebut Ahad (14/02/2021) dalam sebuah diskusi.

Ketua KNPI Aceh Utara Agus Hidayat Thaib juga menyuarakan hal yang sama. “Kami menilai dengan segala pengkajian aspek hukum tidak ada yang salah dilakukan oleh Komisi Independen Pemilihan Aceh (KIP Aceh) yang sudah membuat tahapan Pilkada selama ini,” kata Agus Hidayat Thaib saat dikonfirmasi media.

Sebelumnya, Aceh menggelar pilkada gubernur dan 20 bupati/walikota pada 2017. Kepemimpinan kepala daerah hasil pilkada 2017 berakhir pada 2022 mendatang.

Menurut Din Pang Teungoh, pihaknya menilai langkah KIP Aceh menetapkan tahapan pilkada sudah tepat. KIP Aceh selaku lembaga independen yang berwewenang menyelenggarakan pilkada mengacu kepada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh atau UUPA.

“KPU RI harus melihat pilkada Aceh secara jernih. Kami berharap koordinasi antara KIP Aceh dan KPU RI berjalan baik. Mari bersama-sama mencari solusi agar tidak terjadi kekosongan pimpinan di Aceh,” kata Din Pang Teungoh.

Din Pang Teungoh mengatakan dengan mengikuti atau berpedoman pada UUPA Maka disitu terletak Marwah dan juga sebuah kekhususan Aceh yang mempunyai Undang-Undang yang mengatur tentang kebijakan di Provinsi Aceh itu sendiri. KNPI Aceh Utara bersikap bahwa pelaksanaan pilkada di Aceh harus digelar pada 2022 mendatang.

KNPI selaku representatif pemuda Aceh Utara menegaskan tetap mendukung tahapan pilkada yang dilakukan KIP Aceh guna menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan di Aceh.

“Kami mengajak pimpinan partai politik dan Pemerintah Aceh tetap kompak agar tahapan pilkada bisa berjalan. Karena, kita sepakat pilkada digelar di 2022 karena ini penting demi regenerasi kepemimpinan di Aceh ke depan,” Kata Agus Hidayat Thaib. (IMZ)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Aktifkan notif.    Oke. Terimakasih.