fbpx

Operasi Tim Gabungan Di Langkahan, Truk Bermuatan Kayu Ilegal Berhasil Diamankan

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews – Aceh Utara | Tim gabungan TNI Polri mengamankan satu unit truk Colt Diesel yang diketahui mengangkut sekitar satu ton kayu ilegal di jalan penghubung Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa malam (09/02).

Awalnya, personel TNI dari Koramil 29/Langkahan mendapati informasi adanya truk tersebut mengangkut kayu yang diduga ilegal dan akan melintasi jalan penghubung Kecamatan Langkahan dengan Kecamatan Pante Bidari.

Atas informasi itu, anggota Kodim 0103 Aceh Utara bergerak ke lokasi target dibantu personel Polsek Langkahan. Setibanya di lokasi tepatnya di Desa Gedumbak, truk bermuatan kayu melintas di jalan tersebut dan langsung dihentikan aparat TNI Polri setempat.

Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto, melalui keterangan tertulisnya kepada awak media, mengatakan keberhasilan penangkapan truk muatan kayu ilegal merupakan hasil kerjasama anggotanya dibantu Kepolisian Sektor Langkahan.

“Diduga kuat, kayu ini hasil pembalakan liar di wilayah Kecamatan Langkahan. Adapun jenis kayu yang diamankan oleh tim operasi gabungan TNI Polri adalah jenis kayu Meranti, Kayu Kruweng dan Kayu Damar yang diduga hasil illegal logging,” ujar Letkol Arm Okey Kistiyanto, Rabu (10/02/2021).

Menurutnya, kayu yang sudah diolah dengan berbagai ukuran tersebut ditemukan di dalam mobil truk Colt Diesel yang ditinggal kabur oleh pemiliknya pada saat tim Operasi Gabungan melaksanakan penangkapan.

Oleh tim gabungan, barang bukti kayu illegal logging beserta satu unit colt akan dibawa untuk diamankan sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut.

“Alhamdulillah saat ini kayu sudah diamankan oleh Tim Gabungan TNI Polri untuk di proses penyelidikan lebih lanjut,” ucap Letkol Oke.

Menurutnya, hutan sudah banyak yang gundul akibat para penebang liar yang bisa mengakibatkan bencana banjir dan longsor akibat minimnya pohon sehingga membutuhkan kepedulian semua pihak untuk menjaga dan melestarikannya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk itu, alumni Akmil 2002 itu mengajak dan menghimbau seluruh komponen masyarakat untuk saling bersinergi menjaga hutan dengan melaporkannya kepada aparat terkait apabila menemukan pembalakan liar sehingga instansi terkait bisa melakukan pencegahan atau penindakan dengan penegakan hukum tehadap oknum pelaku illegal logging.

Sementara itu Danramil 29/Langkahan, Kapten Inf Fahrizal, mengatakan keberhasilan tim gabungan mengamankan sejumlah kayu yang diduga hasil pembalakan liar berkat kerjasama semua pihak. TNI kata dia, tetap konsisten terhadap pemberantasan illegal logging dengan harapan terpeliharanya kelestarian hutan sekaligus melindungi keseimbangan alam. (CSB)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Aktifkan notif.    Oke. Terimakasih.