fbpx

Gampong Pucok Reudep Larang Keras Bagi Pemain Game Online

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews – Aceh Barat | Pemerintah Gampong Pucok Rudeup bersama Tuha Peut Gampong Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh, melarang keras pemain game online termasuk chip domino scatter di gampong tersebut, Jum’at, (05/02/2021).

Keuchik Gampong (Kepala Desa-Red) Pucok Reudep beserta perangkat dan Tuha Peut Gampong melarang keras segala game online termasuk chip domino scatter.

Meunyoe Meuteume Ureng Meuen Gem Onlen di Wilayah Gampong, HP Teu Peh, Ureng Teu Tampa, (Jika dijumpai warga main game online di desa ini, HP dihancurkan dan akan ditampar-Red), Begitulah kalimat yang ada di spanduk yang mula dipasang diwilayah gampong dan viral di media sosial,

“Ini tegas, kita tidak takut hilang jabatan gara-gara kita keluarkan aturan ini,” kata Keuchik Zubairi.

Aturan tersebut mulai diberlakukan sejak spanduk dan baliho mulai kita pasangkan ditempat-tempat strategis diwilayah desa mulai hari Senin, (01/02), ungkap Keuchik melalui pesan WhatsApp.

“Adapun aturan atau larangan ini kita berlakukan karena kita melihat maraknya pemain game online yang kita takutkan selain membuang waktu sia-sia, juga membuat masa depan rusak dan anak muda penerus masa depan Islam pun akan rusak, karena sudah dari dini terang-terangan main game online hingga terjerumus ke judi online,” tegas keuchik yang masih tergolong milenial ini.

“Kita sudah sepakat dengan Tuha Peut, Imum chik dan ketua pemuda, untuk melarang kegiatan game online apalagi dengan game online yang menjurus ke Judi, kita membuat larangan secara tertulis baliho dan spanduk, secara lisan kita aparat desa sudah capek menegur tapi tetap saja masih ada yg main,” kata Keuchik Zubairi kepada Kontributor SatuAcehNews.

“Harapan kami dengan ada larangan yang kita tulis di spanduk warga dan pemain game online bisa membaca dan pemainnya mulai berkurang, kita tidak ingin gara-gara game online masa depan agama Islam dan generasi muda rusak, karena kalau mulai kecanduan sudah parah, maka kita gerak cepat mengeluarkan larangan ini agar generasi kita selamat dari permainan Game online,”  tutup Keuchik. (SDI)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Aktifkan notif.    Oke. Terimakasih.