Abu Salam: Bagaimana Kebijakan Kampus Kedepannya?

  • Bagikan

SatuAcehNews – Aceh Barat | Abu Salam selaku alumni Mahasiswa STAIN Prodi HES 2020 sekaligus mantan Sekjen Senat Mahasiswa (SEMA), mengatakan, “prihatin kepada kampus dan ingin sedikit mempersoalkan serta mempertanyakan kepada bapak/ibu serta dosen sekalian, para petinggi kampus tercinta tentang bagaimana ketetapan serta kebijakan kampus dalam meminimalisir kebingungan serta ketidakjelasan mengenai perkuliahan ke depan akibat gedung yang masih ngambang informasinya (relokasi),” keluhnya, Meulaboh, (24/02/2021).

“Sebab dapat dilihat dari buntut panjangnya waktu yang terbuang dari sudut pandang akademisi hanya untuk mikir mengenai pindah kost saja, sulitnya mendapatkan kost di wilayah kota yang dekat dengan wilayah gedung kampus yang terbilang sulit, seiring dengan kondisi mahasiswa yang kemungkinan dari luar wilayah Aceh Barat dan sekitarnya, kondisi yang minim transportasi tak punya motor pribadi menjadi suatu hal yang serius dipikirkan oleh mahasiswa, selanjutnya juga jadwal perkuliahannya masih di persoalkan dan dinilai belum jelas hingga saat ini,” jelasnya.

Sistem dan proses informasi dari kampus dinilai sangat minim, singkat terkesan tiba-tiba kebijakan serta kepastian atas kampus tersebut terhadap waktu yang terkadang mendadak di informasikan sehingga terkesan tergesa-gesa dan mendesak kepada Mahasiswa/i itu sendiri,

“Kondisi ini juga akan berpengaruh kepada para calon pendaftar maba kedepan yang akan menjadi bahan pertimbangan oleh orang tua wali atas sistem yang tidak normal akhir-akhir ini sebab gedung baru yang awalnya dijanjikan masih dalam persengketaan,” tambahnya.

Abu Salam berharap kampus dapat diberikan kejelasan valid lebih awal serta konkrit mengenai kelanjutan perkuliahan dalam semister depan, mahasiswa telah mengalami banyak kekrisisan dan kerugian begitu juga dengan dosen yang sudah dari awal menyewa dan membeli rumah ratusan juta yang kini mencari sewa tinggal lain menjadi akibat atas kebijakan kampus yang sewenang-wenang, dari hal tersebut sewaktu-waktu informasi yang berubah-berubah tidak akurat dalam menentukan.

Jika memang dianggap belum dapat di laksanakan offline ya sampaikan saja masih online sesuai kondisi dan keterbatasan kampus, agar mempermudah dosen dan mahasiswa/i dalam menjalankan perkuliahan.

“Jangan sebab karena rumput tetangga mulai menghijau, ya kita hijaukan rumput kita dengan menghalalkan segala cara mau di cat/dipilok/airbrush lah atau apalah itu istilahnya agar hijau sehingga mengesampingkan kondisi latar belakang mahasiswa itu sendiri, Ini adalah keluhan dari beberapa orang tua dirasakan,” tutupnya. (AHD)

Nasir Djamil Aceh Satu
  • Bagikan
Dapatkan update berita terbaru.    Oke. Terimakasih.