fbpx

FKM BKA YWU gelar FGD Tanggap Darurat Bencana

171

SatuAcehNews – FKM BKA YWU bekerja sama dengan Pemerintah Gampong Kuala Pidie Kecamatan Kota Sigli, Pidie (27/02/2020) mengadakan FGD dan Lokakarya dalam pembentukan Draft SOP Tanggap Darurat Bencana/Peristiwa untuk warga gampong setempat.

Para peserta lokakarya berasal dari POLSEK KOTA SIGLI, KORAMIL 21 KOTA, BPBD Pidie, PMI Pidie, Dinas Sosial Pidie, DP3AKB Pidie, Pendamping Penyandang Disabilitas Pidie, Perwakilan Masyarakat, Perwakilan Disabilitas dan Akademisi di Aula PKK Gampong Setempat. Para peserta lokakarya berhasil memetakan jenis dan potensi dan dampak bencana, termasuk risiko serta mitigasi yang bisa dilakukan bagi kelompok rentan (lansia, disabilitas, anak-anak, ibu hamil dan ibu dengan bayi) serta warga masyarakat lainnya. Lokakarya yang berhasil 1 hari penuh itu juga menyepakati isi tas siaga bencana gampong dan titik evakuasi dan kumpul sementara, serta kode evakuasi dan peringatan bencana gampong.

Dinni Syafira Mahmudi selaku program manager menyebutkan bahwa program dan kegiatan ini adalah roadshow terakhir kami setelah sebelumnya melakukan hal yang sama di Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Aceh Selatan.

“Kami berharap setelah lokakarya, perangkat gampong dan stakeholder bisa segera menyelesaikan penanggung jawab peringatan, dan tim manajemen gampong (penampungan, pendataan dan distribusi bantuan) sebagai kelengkapan draft SOP yang hari ini telah kita selesaikan”. Sementara itu Geuchik Kuala Pidie didampingi Sekdes dan 4 kaur pemerintahan, T. Shadliar mengatakan bahwa sebagai salah satu desa yang terkena dampak paling besar ketika gempa dan tsuanami 2004 lalu, kami berharap program ini bisa ditindaklanjuti lebih intensif seperti misalnya pelatihan dan simulasi di gampong setempat. “Kami akan berusaha memasukkan program ini dalam program dan kegiatan gampong secepatnya agar kapasitas dan kemampuan masyarakat meningkat”.

Syukri salah satu peserta lokakarya dari unsur disabilitas yang juga merupakan ketua FKM BKA Kabupaten Pidie (Forum Komunikasi Masyarakat Berkebutuhan Khusus) Aceh menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu sekali untuk kaum rentan terutama disabilitas, dan berharap program serupa juga dapat dilakukan dan dicontoh oleh gampong-gampong lain di Pidie. (ZAS)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More