fbpx

Timbun Tanggul Yang Jebol, Upaya TNI dan Masyarakat Cegah Banjir

107

SatuAcehNews – Curah hujan masih tinggi dan berpotensi mengguyur Kabupaten Aceh Utara dengan intensitas lebat disertai kilat atau petir. Mengantisipasi peningkatan debit air di beberapa sungai seperti Krueng Peutoe, Krueng Kreutoe, Krueng Pirak, dan Krueng Pase, diadakan penimbunan tanggul yang jebol.

Bahkan sebagaimana pantauan SatuAcehNews, hingga Senin (04/01/2021) siang sebagian perumahan warga di Kecamatan Lhoksukon dan Pirak Timu terendam banjir. Beberapa titik tanggul juga masih dalam kondisi jebol akibat banjir yang sempat melanda di awal Desember 2020.

Masyarakat tak tinggal diam, dibantu TNI saling bahu membahu gotong-royong melakukan penimbunan tanggul yang jebol sebagai bentuk tanggap bencana dengan harapan banjir bisa dicegah atau setidaknya dapat diminimalisir. Seperti halnya yang dilakukan TNI dan warga di Desa Kuta Lhoksukon, bermodal karung berisi tanah saling berupaya menimbun tanggul jebol.

Babinsa Desa Kuta Lhoksukon Koramil 08/Lsk, Serka Manurung, mengatakan dirinya bergerak mengajak warganya untuk saling berupaya melakukan penimbunan tanggul yang jebol di Dusun V Kuta Lhoksukon. Langkahnya justeru disambut warga dan bergegas menyiapkan peralatan maupun bahan walau bermodal karung berisi tanah.

Melalui keterangan tertulis oleh Kodim 0103/Aceh Utara yang diterima SatuAcehNews, Serka Manurung menyebutkan wilayah binaannya hampir setiap tahun saat musim hujan mengguyur kerap mengalami banjir akibat luapan debit air sungai. Tanggul yang selama ini ada malah rusak dan tergerus air sehingga debit air yang deras kerap merendam pemukiman warga.

“Untuk itulah kami memperbaiki tanggul yang sudah rusak dengan karung yang sudah kita siapkan kemudian diisi tanah dan ditumpuk bersilangan agar tanggul kuat mampu menahan luapan air sungai. Dengan upaya ini diharapkan warga setempat tidak kebanjiran lagi saat hujan kembali turun,” kata Serka Manurung.

Ditempat berbeda, hal tersebut dibenarkan oleh salah seorang warga Desa Kuta Lhoksukon, Amri. Saat hujan mengguyur, wilayahnya kerap terdampak banjir karena letak wilayah bersebelahan dengan lokasi aliran sungai Krueng Kreutoe. Tanggul yang ada selama ini, menurutnya juga tidak kuat menahan air sehingga memerlukan perbaikan tanggul agar kuat.

“Atas masukan dari Babinsa, Alhamdulillah niat kita untuk memperbaiki tanggul akhirnya terlaksana. Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih banyak kepada Babinsa karena selalu peduli dengan keadaan desa kami. Tanpa dorongannya, mungkin pembuatan tanggul ini tidak akan kunjung dibuat karena kesibukan warga,” tutur Amri.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P melalui Danramil 08/Lhoksukon, Kapten Arm Anas Awaluddin, menyebutkan kegiatan Karya Bakti yang dilaksanakan Babinsa Serka Manurung dan masyarakat adalah satu wujud kepedulian TNI dengan warga Desa Binaannya. (CSB)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More