fbpx

Temuan BPK RI T.A 2018 Terhadap Kelebihan Pembayaran Di Disperindagkop Aceh Singkil Telah Di Setor Ke Kas Daerah

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews | Aceh Singkil – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Singkil pada tahun 2019 lalu berhasil mengungkapkan sebanyak tujuh temuan. Salah satunya pokok temuannya adalah kelebihan pembayaran atas tiga paket Kegiatan di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Singkil sebesar Rp. 41.843.743,15 dan Kekurangan penerimaan sebesar Rp. 55.171.000,00.

Tujuh temuan tersebut sebagaimana yang ditulis dalam Buku III Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi Aceh, nomor : 24.C/LHP/XVIII.BAC/05/2019, Tanggal : 24 Mei 2019, atas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Aceh Singkil Tahun Anggaran 2018, Kamis, 28/01/2021.

Dikatakan mantan Kepala Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Aceh Singkil, Malim Dewa kepada SatuAcehNews terkait temuan BPK tersebut telah di setor ke Kas Daerah.

“Itukan memang yang 2019 masa saya itu, sudah kita balikkan semua,” kata Malim Dewa melalui telepon seluler, Kamis, (28/01/2021).

“Temuan dari BPK itu, sudah kita setor ke Kas Daerah semua,” tambahnya.

Adapun penelusuran SatuAcehNews terhadap Buku III Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi Aceh, nomor : 24.C/LHP/XVIII.BAC/05/2019, Tanggal : 24 Mei 2019, atas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Aceh Singkil Tahun Anggaran 2018, terkait kelebihan pembayaran atas tiga paket Kegiatan di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Singkil sebesar Rp. 41.843.743,15 dan Kekurangan penerimaan sebesar Rp. 55.171.000,00.

“Pada TA 2018, LRA audited Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (Disperindagkop) menganggarkan Belanja Modal sebesar Rp. 4.344.850.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 4.139.621.000,00 atau 95,28% dari anggaran,” tulis BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh.

Hasil pemeriksaan secara uji petik atas dokumen kontrak dan hasil cek fisik dilapangan, diketahui permasalahan berikut : a. Kekurangan volume sebesar Rp. 9.205.034,44 pada pekerjaan Pembangunan Pasar Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan, b. Kekurangan volume sebesar Rp. 20.250.074,37 pada pekerjaan Pembangunan Pasar Danau Paris, dan c. Kekurangan volume sebesar Rp. 12.388.634,34 dan jaminan pelaksanaan tidak dicairkan sebesar Rp. 55.171.000,00 pada pekerjaan Pembangunan Pasar Pulau Banyak, (sumber LHP BPK nomor : 24.C/LHP/XVIII.BAC/05/2019). (AHA)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Aktifkan notif.    Oke. Terimakasih.