fbpx

Tak Hanya Yang Liar, Empat Ekor Gajah CRU Juga Mati

1.987

SatuAcehNews – Tak hanya gajah liar Sumatera ditemukan mati di wilayah Aceh, empat ekor gajah jinak yang selama ini ditempatkan di tiga tempat Conservation Response Unit (CRU) di Aceh juga dikabarkan mati. Rata-rata penyebab kematian karena sakit meskipun awalnya sempat dirawat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto yang dihubungi SatuAcehNews, Jum’at (01/01/2021) mengatakan keempat gajah jinak tersebut mati di tahun 2020 dan berjenis kelamin jantan yang masing-masing memiliki nama yaitu Ollo, Arjuna, Rahmat, dan Otto.

Sebagaimana disampaikan Agus, bahwa Ollo yang merupakan gajah jantan CRU Sampoiniet Aceh Jaya ditemukan mati di bulan Agustus. Selang beberapa bulan, Arjuna ikut mati. Tak sampai disitu, pertengahan Desember Rahmat pun mati, dan disusul oleh Otto yang ditemukan mati pada 27 Desember.

Nekropsi gajah mati

 

Gajah mati
Bangkai gajah jantan CRU Cot Girek, Otto, usai dilakukan Nekropsio

Sebelum mati, gajah jinak bernama Arjuna dan Rahmat ditempatkan di CRU DAS Peusangan Kabupaten Bireuen. Sedangkan gajah jantan bernama Otto, selama ini ditempatkan di CRU Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Mereka bersama Mahout bertugas meminimalisir konflik gajah liar.

Gajah Arjuna sebelumnya diperbantukan untuk menghalau kawanan gajah liar di Mila, Kabupaten Pidie. Namun, gajah jinak yang satu ini justeru dipukul gajah – gajah liar hingga ia mengalami sakit dan berujung kematian meskipun sempat dirawat oleh tim dokter hewan.

“Dulu (Arjuna) kepukulnya waktu itu di Mila, Kabupaten Pidie. Saat itu dia diperbantukan di Mila, tapi kita juga sempat merawatnya hingga dibawa ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree Aceh Besar. Namun karena lukanya infeksi, maka tak bisa tertolong lagi,” kata Agus.

Sedangkan gajah bernama Rahmat, sambung Agus, sejak tahun 2019 lalu sudah mengalami permasalahan di bagian pernafasan, akan tetapi juga tidak tertolong hingga berujung kematian di pertengahan Desember 2020 meskipun sebelumnya sudah sempat ditangani tim dokter hewan.

“Dokter juga selalu dalam pengawasan, dan pernah kita uji lab juga waktu itu memang ada infeksi di saluran pernafasan (Rahmat) makanya dia akut. Pada saat nekropsi waktu itu sudah akut sekali artinya matinya tidak mati mendadak, dokter sudah disana juga waktu itu dan sempat menanganinya,” terang Agus.

Sementara Otto, gajah jantan CRU Cot Girek Aceh Utara diketahui mengalami sakit sehari sebelum akhirnya ditemukan mati di belakang CRU. Sebelum itu, Mahout juga sempat melaporkan kondisi kesehatan Otto ke pihak BKSDA Aceh. Namun sayang, belum sempat ditangani nyawa Otto tidak tertolong.

“Kematian Otto itu memang kami masih analisa di Laboratium karena memang kan hasil informasi awal dari Mahout dia mengalami gangguan pencernaan atau diare. Makanya dari tanggal 27 sore itu dihubungi oleh Mahout, dan tim dokter bergerak kesana cuma memang tidak keburu dalam penanganannya,” jelas Agus.

Agus mengaku selama ini pihaknya juga tidak memperoleh informasi sebelumnya tentang penyakit yang dialami Otto. “Kami tanya juga ke Mahout apakah ini penyakit yang sudah lama, kata Mahout tidak. Artinya penyakit Otto temuan baru saat hendak diberi pakan ketika dilatih, lalu dibawa ke CRU,” imbuh Agus.

Oleh karena itu pihaknya hingga kini masih terus mencari faktor yang sebenarnya penyebab kematian Otto. Bangkai Otto juga sudah dilakukan nekropsi oleh tim dokter, beberapa sampel juga sudah dibawa untuk dilakukan uji Laboratium demi untuk mengetahui faktor sebenarnya.

Dalam hal ini kata Agus, pihaknya juga selalu rutin melakukan pengecekan kondisi kesehatan gajah-gajah jinak di seluruh CRU yang ada di Aceh setiap tiga bulan sekali. Oleh karena itu Agus menyatakan kedepan bisa menjadi bahan evaluasi terutama bagaimana untuk lebih meningkatkan lagi Managemen pengelolaan CRU khususnya dalam penanganan gajah-gajah jinak. (CSB)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More