fbpx

Misteri Menghilangnya Jack Ma, Masih Teka-Teki

127

SatuAcehNews | Jakarta – Kabar menghilangnya Jack Ma setelah mengkritik sistem keuangan Tiongkok masih menjadi teka-teki. Seorang pengusaha milarder asal Tiongkok, Guo Wengui, ternyata pernah memprediksi nasib Jack Ma, Selasa (05/01/2021).

Menurutnya, ada dua kemungkinan yang bakal terjadi kepada bos Alibaba itu. Dalam sebuah sesi wawancara dengan Kyle Bass yang dirilis pada media online Medco.id, Direktur Investasi Hayman Capital Management itu mengatakan suatu hari Jack Ma bisa saja dipenjara atau dibunuh.

“Semua pengusaha dan orang kaya di China hanya punya dua kemungkinan dipenjara atau dibunuh,” kata Wengui dalam wawancara yang dilakukan pada akhir 2019.

Lebih lanjut, Bass kembali bertanya; “Jadi menurut Anda apakah Jack akan dipenjara atau dibunuh?”

“Saya pikir kemungkinannya 50:50,” ujar Wengui menjawab.

Obrolan Wengui dan Bass saat itu memang tengah membahas soal ambisi Jack yang ingin mengubah sistem keuangan di Tiongkok. Akan tetapi, Wengui tahu persis hal itu sangat mustahil untuk dilakukan.

Wengui sendiri merupakan seorang pengusaha kaya asal Tiongkok yang sudah diasingkan karena menjadi aktivis politik.

Kritik aturan perbankan Tiongkok

Pendiri Alibaba, Jack Ma, dikabarkan telah menghilang selama lebih dari dua bulan usai mengkritik pemerintahan Presiden Xi Jinping dalam sebuah pidato. Pada Oktober 2020, Jack Ma dengan lantang mengkritik sistem keuangan negeri Tirai Bambu, mulai dari masalah regulasi hingga minimnya dukungan terhadap pendanaan inovasi perusahaan domestik.

“Inovasi yang bagus tidak takut terhadap regulasi, tetapi takut terhadap regulasi yang usang. Perumpamaannya, jangan menggunakan sistem manajamen stasiun kereta api untuk meregulasi bandara komersial,” kata Jack Ma dikutip dari Reuters.

Tak hanya itu, mantan guru bahasa Inggris tersebut juga menyerukan reformasi sistem keuangan. Bahkan, ia menyamakan peraturan perbankan yang diterapkan Tiongkok saat ini tak lebih dari sekadar “klub orang tua”.

Pidato Jack Ma pada 24 Oktober 2020 itu menjadi momen terakhir dirinya berada di depan publik. Jack Ma yang juga dikenal aktif di Twitter juga sudah tak terlihat. Bahkan, ia juga sudah tidak lagi menjadi juri acara ‘Business Heroes’ Afrika, sebuah kontes TV untuk wirausahawan pemula. (ALF)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More