fbpx

HMJ Ekonomi Syariah IAIN Lhokseumawe Dukung Penuh Implementasi Qanun LKS

188

SatuAcehNews | Lhokseumawe – Dalam menyikapi polemik tentang Implementasi Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yaitu semua lembaga keuangan di Aceh wajib beroperasi sesuai dengan syariah, batas yang di tentukan sampai Tahun 2022.

Muhammad Agustami selaku Ketua HMJ Ekonomi Syariah IAIN Lhokseumawe dalam rilisnya kepada SatuAcehNews mengatakan “Aceh merupakan provinsi yang memiliki kekhususan yaitu lewat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006, Aceh diberi kewenangan oleh pusat untuk mengatur pelaksanaan syariat Islam di tanah serambi mekah,” ujarnya.

“Seharusnya kita masyarakat Aceh sama-sama mendukung implementasi dari Qanun LKS ini, bahkan dengan ada Qanun ini Aceh menjadi Provinsi yang pertama di Indonesia yang mengkonversikan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Aceh Syariah sehingga dari provinsi lainpun ikut serta mengubahnya seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat Bank BPD NTB Syariah,” lanjutnya.

“Tujuan dari Qanun ini tentu tidak terlepas dari kesejahteraan serta terwujudnya ekonomi yang islami bagi masyarakat, masalah pro kontra itu hal biasa tidak menjadi permasalahan ada yang setuju atau tidak, tapikan sebelum disahkan Qanun ini tentu banyak pertimbangan bahkan juga dipanggil para pakar ahli yang dibidangnya, apakah kita menginginkan terus menerus masyarakat terjerat dengan sistem ribawi dari bank konvensional?, Aceh dikenal serambi mekah dan syariah Islamnya maka sangat pantas hadirnya Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah,” tutup Agus. (MLN)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More