fbpx

HMI Meulaboh Cabut Spanduk Dukung Pembubaran FPI Atasnamakan Pemuda

3.527

SatuAcehNews – Spanduk dukungan pembubaran FPI bertaburan, HMI Cabang Meulaboh mengencam tegas oknum yang mengatasnamakan pemuda dan masyarakat. Menurut Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Meulaboh M. Amar Akbar pemasangan spanduk dapat memecah-belah masyarakat khususnya pemuda.

Setelah Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemen polhukam mengeluarkan peraturan tetang pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dan menyatakan FPI organisasi Ilegal di Indonesia, kini spanduk dukungan atas ketegasan Pemerintahan terhadap pembubaran FPI serta spanduk penolakan terhadap keberadaan FPI bertaburan di kota Meulaboh.

Hmi Cabut spanduk bubarkan FPI
Kader HMI Meulaboh cabut spanduk dukung pembubaran FPI yang atas namakan pemuda dan masyarakat.

Kontributor SatuAcehNew tadi malam jumat, (01/01/2020) juga menerima poto dan vidio akan keberadaan spanduk tersebut di ibu kota Aceh Barat. Spanduk tanpa ada kejelasan pemiliknya dipasang di beberapa titik di Kota Meulaboh pada Jumat malam.

Amar HMI Meulaboh
Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Meulaboh M. Amar Akbar

Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) Cabang Meulaboh, setelah menerima laporan dari masyarakat Aceh Barat atas keberadaan spanduk tanpa bertuan ini, hingga Sabtu dini hari Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Meulaboh M.Amar Akbar dan Wasekum Safitar dan juga beberapa orang kader HMI lainnya, langsung pergi mengelilingi Kota Meulaboh melihat kebenaran keberadaan spanduk tersebut.

Adapun spanduk tersebut terpasang di beberapa tempat, yaitu di Simpang Kisaran, Jalan Nasional,Taman Al-hijrah, dan GOR Aceh Barat. “Spanduk itu sudah kita copot dan kita amankan di kantor HMI dan rencana akan kita bakar di pusat kota nantinya,” kata Amar.

Amar selaku Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Meulaboh ini, mengecam oknum-oknum yang mengatasnamakan Masyarakat dan Pemuda ini.

“Kita mengutuk perbuatan seperti ini, ini perbuatan kurang kelaki-lakian, kita tidak ingin nantinya perbuatan yang seperti ini bisa memecah belah dan menimbulkan Konflik baru antar sesama umat Islam khususnya di Aceh Barat,” ujar Amar via whatsapp.

Semestinya kita saling menjaga kedamaian dan kesejukan di wilayah NKRI ini antara sesama umat muslim. Bukan memecah belah seperti ini. Kita sebagai umat islam merasa malu, apalagi umat lain yang melihat kondisi umat Islam yg seperti saat ini. Kita mengharap jangan sampai terpengaruh dan terprovokasi, dengan hal-hal seperti ini. Dan kita berharap pemerintah juga harus bijak, tuturnya Amar dengan tegas. (SDI)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More