fbpx

DAK Fisik 2019, Diduga Perabot Lab IPA Kurang Dan Lantai Kelas Baru Sudah Rusak

1

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

SatuAcehNews | Aceh Singkil – Sejumlah perabot Laboratorium IPA di duga kurang dari standar kebutuhan perabot sekolah yang telah ditetapkan sesuai peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 1 Tahun 2019, dan pada lantai kelas baru yang berada tepat di sebelah ruangan laboratorium IPA tersebut sudah terdapat beberapa titik kerusakan. Padahal bangunan tersebut baru selesai dibangun akhir Tahun 2019 lalu dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2019, Jum’at, (22/01/2021).

Merujuk pada salinan lampiran IV Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 1 Tahun 2019 tentang petunjuk operasional dana alokasi khusus fisik bidang pendidikan, sebagaimana yang berlaku pada pelaksanaan pembangunan fisik bidang pendidikan sumber DAK Tahun Anggaran 2019 lalu, diketahui prototipe rancangan daftar kebutuhan perabot sebagai berikut :
Meja Serbaguna : 20 buah (bh), Meja Kerja : 2 bh, Meja Demontrasi : 1 bh, Kursi Siswa : 2 bh, Kursi Bunder Tinggi : 40 bh, Kursi Kerja : 4 bh, Lemari Kaca : 3 bh, Lemari Alat Peraga : 1 bh, Lemari Besi : 2 bh, Lemari Kertas Kerja : 1 bh, Lemari Gantung/PPPK : 1 bh, Lemari Asam : 1 bh, Papan Tulis Gantung : 1 bh, dan Kotak Sampah : 2 bh.

Sedangkan pantauan SatuAcehNews saat melakukan tugas jurnalistik, Jum’at, (22/01) pada ruangan belajar/praktik laboratorium IPA UPTD SPF SMPN 1 Pulau Banyak Barat, tidak ada ditemukan perabot seperti Lemari Besi, dan sejumlah Meja dan Kursi dinilai kurang bila merujuk kepada prototipe rancangan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 1 Tahun 2019 tersebut, namun beberapa perabot ditemukan pada ruangan simpan dan persiapan, diantaranya : Meja Serbaguna : 4 bh, Meja Kerja : 1 bh, Kursi Bundar Tinggi : 3 bh, Lemari Kertas Kerja : 1 bh, Lemari Gantung/PPPK : 1 bh, Meja Demonstrasi : 1 bh, dan Lemari Kaca : 1 bh.

Kemudian ingin mengetahui lebih lanjut terkait kebenaran jumlah perabot pada Laboratorium IPA tersebut yang diduga kurang, Kepala Sekolah UPTD SPF SMPN 1 Pulau Banyak Barat, Asmawarni saat dimintai informasi mengatakan kepada wartawan agar menanyakan dan mencari informasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil.

“Tolong tanyakan juga ke dinas, ada datanya sama mereka, Tahun 2019 ada datanya sama mereka, Tahun 2018 ada datanya sama mereka,” kata Asmawarni , Jum’at, (22/01).

“Tanyakan ke meraka apa yang kurang apa yang tidak, tanyakan ke mereka, tanyakan saja ke mereka, mereka punya datanya,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil, Khalilullah saat dihubungi mengatakan terkait hal tersebut silahkan konfirmasi kepada Kepala Sekolah selalu penanggungjawab.

“Mohon maaf, terkait detil kegiatan tersebut silakan konfirmasi dengan kepsek selaku penanggungjawab,” kata Khalilullah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jum’at, (22/01).

Hingga berita ini ditanyangkan, awak media masih belum menerima informasi terkait kegiatan pembangunan di UPTD SPF SMPN 1 Pulau Banyak Barat pada Tahun 2019 s/d 2020 yang menghabiskan uang rakyat (APBN) mencapai Miliaran Rupiah oleh pelaksana Panitia Pembangunan Sekolah (P2S). (AHA)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. […] post DAK Fisik 2019, Diduga Perabot Lab IPA Kurang Dan Lantai Kelas Baru Sudah Rusak appeared first on […]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Aktifkan notif.    Oke. Terimakasih.